22 Januari 2025
IMG-20240202-WA0014

Bandar Lampung – 7 hari sudah pencarian Alfian (6), Tim SAR Gabungan bersama keluarga akhirnya menghentikan pencarian, pada Kamis (01/02/24).

Kepala Kantor Basarnas Lampung Deden Ridwansah, S.Sos. selaku SMC (SAR Mission Coordinator) mengatakan bahwa di hari ke 7 pencarian, tim SAR Gabungan dibagi menjadi 3 SRU pada luas area hingga radius 40 Nautical Mile di sekitar perairan Pulau Sebuku.

Tim Selam melaksanakan upaya penyelaman di titik tempat korban terjatuh. Penyelaman dilakukan pada kedalaman 2-4 meter dengan visibility 0,5 – 2 meter. Namun korban masih belum bisa diketemukan.

Setelah upaya pencarian dilakukan hingga pukul 17.00 WIB, Tim SAR Gabungan bersama dengan keluarga korban dan instansi terkait melakukan dhe-briefing dan evaluasi.

Dari hasil evaluasi akhirnya disepakati untuk menghentikan Operasi SAR dengan pertimbangan tidak ditemukan tanda-tanda korban.

“Jadi pada pelaksanaan operasi SAR kita hentikan dan di usulkan untuk di tutup.”, ujar Deden.

Akan tetapi, Deden menyampaikan dengan pencarian yang sudah tidak efektif lagi, Tim SAR Gabungan akan tetap melakukan pemantauan dan menunggu informasi tentang keberadaan Alfian.

“Kita akan lakukan Siaga Pemantauan, mudahan-mudahan ada informasi dari nelayan atau dari kapal yang masuk ke perairan Lampung,” harapnya.

Diketahui Tim SAR Gabungan terdiri dari Tim Rescue Basarnas Lampung, Polair Polda Lampung, BPBD Bandar Lampung, Damkar Bandar Lampung, Puskesmas Sukaraja, Forum Rescue Relawan Lampung (FRRL), PMI, IEA, Mapala Unila, Babinsa Bumi Waras, Senkom Mitra Polri, Destana, RAPI, Al Fatah Rescue, Keluarga dan masyarakat setempat akhirnya menghentikan operasi pencarian. (*)