<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>EKONOMI</title>
	<atom:link href="https://tegaklurus.co/category/ekonomi/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://tegaklurus.co</link>
	<description>Tegaklurus Media Berita dan Informasi</description>
	<lastBuildDate>Sat, 14 Mar 2026 02:34:00 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.7.5</generator>

<image>
	<url>https://tegaklurus.co/wp-content/uploads/2024/12/icon-100x100.png</url>
	<title>EKONOMI</title>
	<link>https://tegaklurus.co</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>IKBL Gelar Jumat Berkah, Perkuat Kepedulian Sosial Lewat Berbagi hingga Buka Puasa Bersama</title>
		<link>https://tegaklurus.co/2026/03/14/ikbl-gelar-jumat-berkah-perkuat-kepedulian-sosial-lewat-berbagi-hingga-buka-puasa-bersama/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 14 Mar 2026 02:30:55 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[EKONOMI]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://tegaklurus.co/?p=9966</guid>

					<description><![CDATA[TEGAKLURUS.CO &#8211; Momentum bulan suci Ramadan dimanfaatkan Pengurus Ikatan Keluarga Bank Lampung (IKBL) untuk memperkuat]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<hr />
<p>TEGAKLURUS.CO &#8211; Momentum bulan suci Ramadan dimanfaatkan Pengurus Ikatan Keluarga Bank Lampung (IKBL) untuk memperkuat kepedulian sosial melalui rangkaian kegiatan bertajuk <em>Jumat Berkah</em>, Jumat, 13 Maret 2026. Kegiatan ini diisi dengan aksi berbagi takjil kepada masyarakat, bakti sosial ke panti asuhan, hingga buka puasa bersama para pengurus.</p>
<p>Kegiatan diawali di Kantor Pusat Bank Lampung dengan pembagian takjil kepada masyarakat yang melintas di sekitar area kantor. Aksi berbagi tersebut menjadi simbol kepedulian IKBL kepada masyarakat sekaligus wujud semangat berbagi keberkahan di hari Jumat pada bulan Ramadan.</p>
<p>Ketua IKBL, Ny. Anita Zedri, bersama Wakil Ketua Ny. Meli Karim, turut hadir dan terlibat langsung dalam kegiatan tersebut. Kehadiran keduanya mencerminkan komitmen IKBL untuk terus menumbuhkan budaya berbagi serta mempererat kebersamaan di lingkungan keluarga besar Bank Lampung.</p>
<p>“Melalui kegiatan Jumat Berkah ini, kami ingin menumbuhkan semangat berbagi dan kepedulian terhadap sesama, terutama kepada mereka yang membutuhkan,” ujar Anita di sela kegiatan.</p>
<p>Tidak berhenti di kantor pusat, rangkaian kegiatan dilanjutkan dengan kunjungan bakti sosial ke dua panti asuhan di Kota Bandar Lampung. Dalam kunjungan tersebut, pengurus IKBL menyerahkan bantuan serta berbagi kebahagiaan dengan anak-anak panti melalui interaksi dan silaturahmi.</p>
<p>Kegiatan sosial ini sekaligus menjadi bentuk nyata peran IKBL dalam mendukung nilai-nilai kemanusiaan dan kepedulian sosial di tengah masyarakat, khususnya pada bulan Ramadan yang identik dengan semangat berbagi.</p>
<p>Rangkaian kegiatan kemudian ditutup dengan acara buka puasa bersama pengurus IKBL di Lembah Hijau Resto. Suasana hangat dan penuh kebersamaan mewarnai momen tersebut, sekaligus menjadi ajang mempererat silaturahmi serta memperkuat solidaritas antar pengurus.</p>
<p>Melalui kegiatan ini, IKBL berharap semangat berbagi tidak hanya hadir pada momentum Ramadan, tetapi juga menjadi bagian dari budaya organisasi dalam menjalankan berbagai program sosial kemasyarakatan di masa mendatang. (*)</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Pertumbuhan Ekonomi Lampung Triwulan III 2024 Tetap Baik</title>
		<link>https://tegaklurus.co/2024/11/07/pertumbuhan-ekonomi-lampung-triwulan-iii-2024-tetap-baik/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 07 Nov 2024 01:52:34 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[EKONOMI]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://pers.news/?p=5179</guid>

					<description><![CDATA[Lampung &#8211; Perekonomian Provinsi Lampung pada triwulan III 2024 menunjukkan kinerja yang positif dengan tumbuh]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Lampung &#8211; Perekonomian Provinsi Lampung pada triwulan III 2024 menunjukkan kinerja yang positif dengan tumbuh 4,81% (yoy), relatif stabil jika dibandingkan dengan realisasi triwulan sebelumnya yang tumbuh 4,80% (yoy).</p>
<p>Secara nominal, perekonomian Lampung pada triwulan III 2024 berdasarkan Atas Dasar Harga Berlaku (ADHB) dan Atas Dasar Harga Konstan (ADHK 2010) masing-masing tercatat sebesar Rp125,58 triliun dan Rp72,90 triliun.</p>
<p>Tetap kuatnya kinerja perekonomian Provinsi Lampung pada triwulan III 2024 didukung oleh peningkatan kinerja konsumsi rumah tangga dan konsumsi pemerintah ditengah melambatnya kinerja investasi dan ekspor.</p>
<p>Konsumsi rumah tangga merupakan penopang utama kinerja perekonomian Lampung dengan mencatatkan pertumbuhan sebesar 4,95%(yoy), meningkat dibandingkan realisasi triwulan sebelumnya yang tumbuh 4,69% (yoy)seiring daya beli yang tetap terjaga.</p>
<p>Adapun kinerja konsumsi pemerintah tercatat tumbuh2,81% (yoy), meningkat dibandingkan realisasi triwulan sebelumnya yang tumbuh 2,39%(yoy) sejalan dengan realisasi penyaluran bantuan sosial dan peningkatan belanja hibah dalam rangka persiapan Pilkada.</p>
<p>Sementara itu, kinerja investasi tercatat tumbuh positif sebesar 1,30% (yoy), meski melambat dibandingkan triwulan sebelumnya yang tumbuh 30% (yoy) dipengaruhi oleh penurunan kinerja investasi bangunan sejalan dengan melambatnya kinerja LU Konstruksi.</p>
<p>Kinerja perekonomian Provinsi Lampung yang lebih tinggi pada triwulan III 2024 tertahan oleh melambatnya kinerja sektor eksternal.</p>
<p>Kinerja net ekspor pada triwulan III 2024 tercatat terkontraksi sebesar 42,41% (yoy) disebabkan oleh penurunan kinerja ekspor antar daerah ditengah baiknya kinerja ekspor luar negeri.</p>
<p>Kinerja ekspor luar negeri non migas Provinsi Lampung pada triwulan III 2024 tercatat tumbuh 25,52% (yoy), lebih tinggi dibandingkan kinerja triwulan sebelumnya yang tumbuh 10,67% (yoy), terutama didorong oleh meningkatnya permintaan kopi robusta dan batubara global.</p>
<p>Lebih lanjut, kinerja impor luar negeri juga menunjukkan perlambatan dengan mencatatkan pertumbuhan sebesar 2,60%(yoy), lebih rendah dibandingkan kinerja triwulan sebelumnya yang tumbuh 31,64% (yoy)seiring penurunan realisasi impor gula rafinasi.</p>
<p>Dari sisi lapangan usaha, peningkatan kinerja LU Industri Pengolahan dan LU Perdagangan Besar dan Eceran (PBE) menjadi penopang utama kinerja perekonomian Provinsi Lampung pada triwulan III 2024.</p>
<p>Kinerja LU Industri Pengolahan tercatat tumbuh 54% (yoy), meningkat dibandingkan realisasi triwulan sebelumnya yang tumbuh 4,79%(yoy).</p>
<p>Peningkatan tersebut terutama didorong oleh kinerja industri makanan dan minuman seiring tetap tingginya permintaan domestik dan ekspor, termasuk untuk produk pakan ternak dan olahan dari buah.</p>
<p>Adapun kinerja LU PBE tercatat tumbuh 7,87% (yoy), meningkat jika dibandingkan realisasi triwulan sebelumnya yang tumbuh 5,36% (yoy).</p>
<p>Kinerja LU PBE salah satunya turut didorong oleh peningkatannya penjualan kendaraan bermotor seiring kenaikan pendapatan sebagian petani, terutama di sub sektor perkebunan.</p>
<p>Lebih lanjut, kinerja LU utama lainnya, yaitu LU Transportasi dan Pergudangan dan LU Konstruksi tercatat tetap tumbuh positif meski mengalami perlambatan.</p>
<p>Kinerja perekonomian Provinsi Lampung yang lebih tinggi dari sisi lapangan usaha.</p>
<p>tertahan oleh perlambatan kinerja LU Pertanian, Kehutanan dan Perikanan. Pada triwulan III 2024, kinerja LU Pertanian, Kehutanan dan Perikanan mengalami kontraksi sebesar 1,14%(yoy), melambat dibandingkan realisasi triwulan sebelumnya yang tumbuh 0,14% (yoy).</p>
<p>Perkembangan tersebut terutama didorong oleh penurunan produksi tanaman pangan,terutama padi pasca berakhirnya musim panen.</p>
<p>Bank Indonesia memandang bahwa membaiknya kinerja perekonomian Provinsi Lampung akan terus berlanjut ditengah keberlanjutan pemerintahan yang baru, meski dibayangi risiko sektor eksternal yang masih perlu diwaspadai.</p>
<p>Selanjutnya, dalam rangka menjaga prospek pertumbuhan ke depan yang lebih baik. Beberapa hal yang perlu dilakukan diantaranya pertama, meningkatkan produktivitas sisi hulu dan nilai tambah sisi hilir di sektor pertanian melalui penguatan hilirisasi berbasis tanaman pangan dan komoditas unggulan yang berkelanjutan. Kedua, eksplorasi sumber pertumbuhan ekonomi baru melalui optimalisasi potensi pariwisata.</p>
<p>Ketiga, penguatan net ekspor melalui diversifikasi produk setengah jadi dan jadi, peningkatan daya saing komoditas unggulan, serta mendorong ekspor produk-produk usaha kecil dan menengah ke pasar ekspor. (Siaran Pers Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Lampung Deputi Kepala Perwakilan Achmad P Subarkah).</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Sekdaprov Lampung Dukung Sinergi Ekonomi dan Gaya Hidup Sehat di &#8220;Sehari Selamanya&#8221; Bank Indonesia</title>
		<link>https://tegaklurus.co/2024/10/29/sekdaprov-lampung-dukung-sinergi-ekonomi-dan-gaya-hidup-sehat-di-sehari-selamanya-bank-indonesia/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 29 Oct 2024 11:08:50 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[EKONOMI]]></category>
		<category><![CDATA[Prov. LAMPUNG]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://pers.news/?p=4978</guid>

					<description><![CDATA[BANDARLAMPUNG &#8211; Pemerintah Provinsi Lampung mengapresiasi digelarnya Lari 5 K yang diselenggarakan oleh Bank Indonesia]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>BANDARLAMPUNG &#8211; Pemerintah Provinsi Lampung mengapresiasi digelarnya Lari 5 K yang diselenggarakan oleh Bank Indonesia Provinsi Lampung, Selasa (29/10/2024). Kegiatan ini dalam rangka menjaga silaturahmi dan kebersamaan serta kesehatan tubuh.</p>
<p>Hal itu disampaikan Sekretaris Daerah Provinsi Lampung Fahrizal Darminto yang juga ikut dalam kegiatan tersebut.</p>
<p>Kegiatan ini start dan finish di Rumah Jabatan Bank Indonesia Provinsi Lampung.</p>
<p>&#8220;Mari kita jaga kesehatan, jaga bersamaan, sehingga kita bahagia dan Insha Allah umur kita panjang,&#8221; ujar Sekdaprov Fahrizal.</p>
<p>Lari &#8220;Sehari Selamanya&#8221; ini diikuti oleh jajaran Bank Indonesia Provinsi Lampung, OJK Provinsi Lampung, pihak perbankan dan pengusaha.</p>
<p>Fahrizal menyambut baik gagasan penyelenggaraan lari di jajaran perbankan ini untuk dilaksanakan secara rutin.</p>
<p>&#8220;Tentunya kita semua menyambut baik ide dari Bank Lampung, OJK dan BI untuk kegiatan seperti ini dilakukan secara rutin, mungkin setiap bulan ataupun setiap 2 bulan sehingga kita semua dapat selalu bersama,&#8221; katanya.</p>
<p>Menurut Fahrizal, di Provinsi Lampung sendiri, olahraga lari kian digandrungi oleh masyarakat.</p>
<p>&#8220;Khususnya di Lampung, sekarang ini gairah masyarakat untuk berolahraga itu semakin meningkat khususnya lari. Ini tandanya bagus, mudah-mudahan kita bisa menjadi runners yang handal,&#8221; katanya.</p>
<p>Sementara itu, Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Lampung Junanto Herdiawan mengajak pihak perbankan, OJK dan pengusaha untuk mempunyai keinginan yang sama dalam mendukung ekonomi Lampung tetap tumbuh dengan optimis.</p>
<p>&#8220;Kita bersyukur ekonomi Lampung masih bisa bertahan kuat. Perbankan di sini turut mendukung bagaimana perekonomian Lampung tetap tumbuh dan inflasinya juga sudah mulai turun,&#8221; ujar Junanto.</p>
<p>Junanto menyampaikan apresiasi atas dukungan Sekdaprov Fahrizal dan jajaran dalam mendorong dan menjaga stabilitas ekonomi Provinsi Lampung.</p>
<p>&#8220;Setiap senin pagi kita rapat Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID), Pak Fahrizal dengan aktif dan rajinnya mengingatkan kita semua. Begitu juga dengan kegiatan seperti Forum Investasi Lampung (FOILA) dan Tim Percepatan dan Perluasan Digitalisasi Daerah (TP2DD) semua banyak dibantu oleh beliau,&#8221; katanya.</p>
<p>Dalam kesempatan itu, Sekdaprov Fahrizal menerima cinderamata salah satunya dari Bank Indonesia Provinsi Lampung berupa pigura spesimen uang kertas Rp25 tahun 1952. Pecahan Rp25 ini menampilkan motif Lampung. (*)</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>OJK Tingkatkan Literasi dan Inklusi Keuangan Syariah Melalui Pesantren</title>
		<link>https://tegaklurus.co/2024/10/14/ojk-tingkatkan-literasi-dan-inklusi-keuangan-syariah-melalui-pesantren/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 14 Oct 2024 01:29:28 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[EKONOMI]]></category>
		<category><![CDATA[KOTA METRO]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://pers.news/?p=4944</guid>

					<description><![CDATA[Metro &#8211; Untuk mendorong peningkatan literasi dan inklusi keuangan syariah, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p dir="ltr">Metro<u> &#8211; </u>Untuk mendorong peningkatan literasi dan inklusi keuangan syariah, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Lampung bersama Pemerintah Kota Metro, yang tergabung dalam Tim Percepatan Akses Keuangan Derah (TPAKD) menyelenggarakan Ekosistem Pondok Pesantren Inklusif Keuangan Syariah (EPIKS) di Pondok Pesantren Muhammadiyah At-Tanwir Kota Metro, pada Kamis, 10 Oktober 2024.</p>
<p dir="ltr">Deputi Direktur Pengawasan LJK 2 OJK Provinsi Lampung, Indah Puspitasri yang mewakili Kepala OJK Provinsi Lampung mengatakan, Ekosistem Pondok Pesantren Inklusif Keuangan Syariah (EPIKS) ini merupakan program berbasis inklusi keuangan berkolaborasi dengan pelaku usaha jasa keuangan syariah dalam rangka penyediaan akses keuangan syariah baik itu berupa penghimpunan dana maupun penyaluran dana dilingkungan Pesantren untuk memfasilitasi kebutuhan finansial stakeholders didalamnya yakni Santri/Pelajar, Asatidz/Guru, Pesantren dan UMKM.</p>
<p dir="ltr">Dengan adanya program EPIKS dapat menguatkan peran pondok pesantren sebagai pendidik, pendakwah dan penggerak ekonomi, ini adalah bentuk perjuangan bersama dalam mewujudkan masyarakat yang mandiri secara finansial di lingkungan pondok pesantren, ujarnya.</p>
<p dir="ltr">Staf Ahli Gubernur Provinsi Lampung Bidang Pemerintahan, Hukum dan Politik, Ganjar Jationo, mengapresiasi inisiasi OJK dalm mendukung inklusi keuangan syariah dilingkungan pondok pesantren.</p>
<p dir="ltr">Selain itu implementasi program Bank Sampah dan Kartu Santri kepada para santri di lingkungan Pondok Pesantren At-Tanwir Kota Metro sebagai bentuk kegiatan yang mendukung Program Ekosistem Pesantren Inklusif Keuangan Syariah (EPIKS).</p>
<p dir="ltr">Melalui implementasi Program Bank Sampah di Pesantren agar dapat berkontribusi dalam menciptakan lingkungan yang bersih sekaligus menciptakan nilai ekonomi dari sampah yang dikelola.</p>
<p dir="ltr">Untuk penerapan Kartu Santri, dapat mempermudah para santri dalam melakukan berbagai transaksi atau akses terhadap layanan keuangan sesuai dengan prinsip syariah, Melalui pencanangan Program Ekosistem Pondok Pesantren Inklusif Keuangan Syariah (EPIKS), &#8220;Saya mengajak semua pihak baik Pengurus Pondok Pesantren, Pemerintah Daerah, maupun Lembaga Jasa Keuangan Syariah dapat bersinergi agar bersama-sama mendukung dan menjalankan program ini dengan sebaik-baiknya,&#8221; terangnya.</p>
<p dir="ltr"><u>&#8220;</u>Mari kita jadikan pesantren bukan hanya sebagai tempat belajar agama, tetapi juga sebagai pusat pemberdayaan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan,&#8221; katanya.</p>
<p dir="ltr">Ahmad Sujino Pimpinan Pondok Pesantren At-Tanwir, berharap EPIKS dapat menguatkan peran pondok pesantren sebagai pendidik, pendakwah dan penggerak ekonomi.</p>
<p dir="ltr">Menurutnya, ini adalah bentuk perjuangan bersama dalam mewujudkan masyarakat yang mandiri secara finansial di lingkungan pondok pesantren. (*)</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>FOILA Pertemukan Investor Global, Pemerintah, dan Project Owner Untuk Dorong Investasi Lampung</title>
		<link>https://tegaklurus.co/2024/10/02/foila-pertemukan-investor-global-pemerintah-dan-project-owner-untuk-dorong-investasi-lampung/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 02 Oct 2024 00:01:03 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[EKONOMI]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://pers.news/?p=4881</guid>

					<description><![CDATA[Lampung (PERS.NEWS) &#8211; Forum Investasi Lampung (FOILA) perkuat sinergi dalam mempercepat akselerasi investasi Provinsi Lampung.]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Lampung (PERS.NEWS) &#8211; Forum Investasi Lampung (FOILA) perkuat sinergi dalam mempercepat akselerasi investasi Provinsi Lampung. Melalui penyelenggaraan Lampung Economic and Investment Forum (LEIF) 2024 pada Rabu (02/10), FOILA memfasilitasi pertemuan strategis antara Pemerintah, investor nasional dan global, serta pemilik proyek investasi di Provinsi Lampung.</p>
<p>“Forum ini sangat strategis, pemilik proyek investasi dapat menawarkan proyeknya secara langsung kepada investor global yang hadir dari 7 (tujuh) negara, dari Kawasan Eropa, Amerika Selatan, dan Asia. Kesempatan ini harus dimanfaatkan dengan optimal, Pemerintah Daerah tentunya akan mendukung penuh dari sisi fiskal dan nonfiskal” disampaikan oleh Pj. Gubernur Lampung, Samsudin, sebagai Pembina FOILA, dalam Keynote Speechnya pada kegiatan LEIF 2024 di Lampung Resort on Hurun Beach, Pesawaran, Lampung.</p>
<p>Mendukung penguatan sinergi FOILA, Bank Indonesia Provinsi Lampung (BI Lampung) mengoptimalkan keterhubungan relasi unit investasi global, nasional, dan regional.</p>
<p>“Menindaklanjuti komitmen penguatan investasi FOILA pada awal tahun ini, kami telah mendorong perluasan permintaan investasi global melalui jejaring relasi Kantor Perwakilan Luar Negeri Bank Indonesia yang ada di Tokyo, Singapura, London, AS, dan Beijing.” disampaikan oleh Kepala Perwakilan BI Provinsi Lampung, Junanto Herdiawan, yang juga merupakan Pembina FOILA, dalam sambutannya.</p>
<p>Selain penguatan dari sisi permintaan, BI Lampung bersama FOILA juga telah melakukan eksplorasi potensi proyek investasi Lampung dengan pelaksanaan pendampingan, kurasi, dan penyusunan presentation book investasi Provinsi Lampung.</p>
<p>“Sinergi FOILA tahun ini semakin baik, kita terus melakukan pendampingan agar semakin banyak proyek investasi Lampung yang dinyatakan Investment Project Ready to Offer (I-PRO)” lanjut Junanto.</p>
<p>Kegiatan promosi investasi pada LEIF 2024 merupakan puncak dari agenda penguatan investasi Lampung yang dilakukan oleh FOILA. Eksplorasi proyek investasi Lampung yang dilakukan FOILA pada tahun 2024 menghasilkan 4 (empat) proyek berlabel I-PRO, yang juga dipromosikan dalam kegiatan LEIF 2024, yaitu Teluk Pandan Tourism Special Economic Zone Pesawaran; Floating Power Plant Lampung Timur; Agripark Kemiling Bandar Lampung; dan Bakauheni Harbour City Lampung Selatan. Ketertarikan investor pada proyek tersebut ditunjukan dengan tingginya atensi dan intensitas diskusi antara investor dan pemilik proyek pada sesi one-on-one meeting LEIF 2024.</p>
<p>Dengan sinergi antar pemangku kepentingan yang semakin baik, ekonom dan pelaku usaha juga mempertegas optimismenya atas prospek ekonomi dan investasi Lampung ke depan.</p>
<p>Dalam sesi economic forum LIEF 2024, Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Lampung, Junanto Herdiawan, menyampaikan bahwa kinerja perekonomian Lampung tahun 2024 terus menunjukan indikasi penguatan, disertai laju inflasi yang semakin terjaga seiring dengan dukungan stabilitas sistem keuangan yang terjaga dan akselerasi digitalisasi sistem pembayaran.</p>
<p>Chief Economist Bank Permata, Josua Pardede, turut memuji ketahanan ekonomi Lampung di tengah tingginya ketidakpastian pasar keuangan global dan harga komoditas ekspor utama yang melandai.</p>
<p>Sementara itu, CEO PT. Tarika Nirmana Hurun, Selphie Bong, menyampaikan cerita suksesnya dalam berinvestasi di Provinsi Lampung, terutama pada sektor jasa dan pariwisata. Selphie mengumpamakan potensi besar Provinsi Lampung layaknya kanvas berkualitas yang siap memuat suatu mahakarya.</p>
<p>Artinya, seluruh pemangku kepentingan harus terus bersinergi untuk mendorong pertumbuhan ekonomi Lampung yang berkelanjutan, termasuk melalui akselerasi investasi yang menyasar penguatan kolaborasi, infrastruktur, pendidikan, dan kesehatan komunitas masyarakat. (*)</p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>E-Retribusi Parkir Pertama di Kabupaten Mesuji Upaya Dorong PAD</title>
		<link>https://tegaklurus.co/2024/09/18/e-retribusi-parkir-pertama-di-kabupaten-mesuji-upaya-dorong-pad/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 18 Sep 2024 15:23:16 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[EKONOMI]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://pers.news/?p=4857</guid>

					<description><![CDATA[Lampung &#8211; Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Mesuji berkolaborasi dengan Bank Lampung mendorong PAD melalui]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Lampung &#8211; Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Mesuji berkolaborasi dengan Bank Lampung mendorong PAD melalui penerapan e-retribusi parkir di Taman Kehati, Kabupaten Mesuji.</p>
<p>Peluncuran e-retribusi parkir tersebut dilakukan oleh Penjabat Bupati Kabupaten Mesuji, Febrizal Levi pada pelaksanaan High Level Meeting (HLM) Tim Percepatan dan Perluasan Digitalisasi Daerah (TP2DD), 18 September 2024 bertempat di Gedung Serba Guna Taman Kehati.</p>
<p>Dalam kesempatan tersebut, Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Lampung, Junanto Herdiawan menyampaikan apresiai kepada Pemerintah Kabupaten Mesuji dan Bank Lampung yang terus mendorong elektronfikasi transaksi Pemerintah Daerah.</p>
<p>Berdasarkan evaluasi Indeks Elektronifikasi Transaksi Pemerintah Daerah (IETPD) Kabupaten Mesuji di semester 1-2024 telah berada di tahap Digital.</p>
<p>Hal tersebut didukung oleh ketersediaan kanal pembayaran digital yang lengkap dan lingkungan strategis yang memadai.</p>
<p>Namun pada aspek realisasi, masih terdapat potensi untuk mendorong penerimaan melalui pembayaran digital mengingat masih besarnya dominasi pembayaran non QRIS.</p>
<p>Selaras dengan hal tersebut, Junanto merekomendasikan agar Pemerintah Kabupaten Mesuji terus melakukan sosialisasi program unggulan TP2DD, melakukan piloting e-retribusi, menerbitkan peraturan daerah terkait digitalisasi transaksi Pemda, dan memperkuat pelaporan TP2DD Kabupaten Mesuji.</p>
<p>Peluncuran e-retribusi parkir tersebut merupakan inovasi dari TP2DD Kabupaten Mesuji yang diyakini merupakan sektor potensial dalam rangka peningkatan PAD.</p>
<p>Kepala Bapenda Kabupaten Mesuji, I Komang Sutiaka melaporkan kegiatan HLM dan capacity building dilakukan untuk memberikan pemahaman dan wawasan kepada peserta dalam pengelolaan PAD terutama pajak dan retribusi daerah berbasis digital.</p>
<p>Kabupaten Mesuji selalu mendorong transaksi Pemerintah Daerah dari tunai ke non tunai baik pajak maupun retribusi. Penerapan digitalisasi transaksi Pemerintah Daerah bertujuan untuk mengurangi kebocoran PAD serta agar monitoring PAD dapat dilakukan secara real-time.</p>
<p>Penjabat Bupati Kabupaten Mesuji, Febrizal Levi menekankan “Perkembangan digitalisasi semakin pesat khususnya pasca pandemi COVID-19, begitu pula dengan digitalisasi pembayaran. Pemerintah harus beradaptasi dengan perkembangan digitalisasi dan Kabupaten Mesuji harus menjadi yang terdepan dalam mengadopsi digitalisasi pembayaran,&#8221; tegasnya.</p>
<p>Infrastruktur komunikasi di Kabupaten Mesuji cukup memadai sehingga penerapan digitalisasi khususnya transaksi Pemerintah Daerah bukanlah hal yang sulit.</p>
<p>Selain dari sisi Pendapatan, di sisi pengeluaran, Kabupaten Mesuji juga sudah menerapkan belanja Pemerintah secara digital melalui penggunaan Kartu kredit Pemerintah Daerah.</p>
<p>Selain Pj. Bupati, Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Lampung dan Kepala Bapenda, acara tersebut juga dihadiri oleh PT. Bank Lampung, PT. Cartenz, PT. FTF Globalindo, OPD terkait, perwakilan Kepala Desa serta kolektor pajak dan retribusi di Kabupaten Mesuji.</p>
<p>Pada kegiatan tersebut juga dilakukan capacity building dan literasi masyarakat tentang digitalisasi pembayaran pajak dan retribusi oleh PT. Cartenz dan Bank Lampung kepada 400 peserta yang terdiri dari Kepala Desa, kolektor pajak dan retribusi serta wajib pajak dan retribusi di Kabupaten Mesuji.</p>
<p>Diharapkan peserta capacity building dapat meningkatkan pemahaman masyarakat guna mendorong pembayaran pajak dan retribusi secara digital. (*)</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>OJK Lampung Berkolaborasi Dengan Pemda Pringsewu Gencarkan Pelajar Bersinar Rupiah</title>
		<link>https://tegaklurus.co/2024/09/15/ojk-lampung-berkolaborasi-dengan-pemda-pringsewu-gencarkan-pelajar-bersinar-rupiah/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 15 Sep 2024 15:13:40 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[EKONOMI]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://pers.news/?p=4839</guid>

					<description><![CDATA[Pringsewu, 11 September 2024 – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) berkolaborasi dengan Pemerintah Daerah Kabupaten Pringsewu]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Pringsewu, 11 September 2024 – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) berkolaborasi dengan Pemerintah Daerah Kabupaten Pringsewu dalam rangka meningkatkan pengetahuan dan keterampilan pelajar dalam mengelola keuangan serta memahami konsep tabungan atau investasi sejak dini.</p>
<p>Selain berkolaborasi dengan Pemerintah Daerah Kabupaten Pringsewu, OJK juga menggandeng Bank Indonesia Perwaklian Provinsi Lampung, Badan Narkotika Nasional Lampung dan juga Bank Rakyat Indonesia Kantor Cabang Pringsewu.</p>
<p>Untuk mendukung hal tersebut, OJK bersama Pemda Pringsewu menggelar kegiatan Sosialisasi dan Edukasi Satu Rekening Satu Pelajar Tingkat Sekolah Dasar (SD) dengan tagline GENCARKAN Pelajar BERSINAR Cinta Rupiah (Gerakan Nasional Cerdas Keuangan Pelajar Bersih Narkoba dan Cinta Rupiah) di Kabupaten Pringsewu.</p>
<p>Talkshow ini diselenggarakan untuk mengedukasi para siswa agar memiliki pemahaman yang baik tentang bijak dalam mengelola keuangan sejak dini, edukasi terkait bahayanya narkoba dan cinta rupiah.</p>
<p>Kepala OJK Provinsi Lampung Otto Fitriandy menyampaikan bahwa program Satu Rekening Satu Pelajar (KEJAR) merupakan inisiatif penting yang diusung oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dalam rangka meningkatkan literasi keuangan dan inklusi keuangan dikalangan pelajar.</p>
<p>Tidak hanya itu, Program KEJAR diharapkan membentuk karakter anak yang mandiri dan disiplin dalam mengelola keuangan serta mengajarkan siswa tentang manajemen keuangan yang baik.</p>
<p>Dalam sambutanya Otto Fitriandy juga mengingatkan kepada orang tua untuk selalu memantau anak-anak dalam menggunakan handphone untuk bermain game online, untuk melindungi anak dari bahaya judi online karna rasa ingin tahu yang tinggi terhadap iklan-iklan yang ada pada game online.</p>
<p>Program Satu Rekening Satu Pelajar (KEJAR) merupakan bentuk kolaborasi antara OJK Provinsi Lampung dengan Pemerintah Daerah Kabupaten Pringsewu.</p>
<p>Kegiatan ini bertujuan untuk memperkenalkan kebiasaan menabung sejak dini, anak-anak dapat belajar bagaimana mengelola uang dengan bijak, mengembangkan disiplin keuangan, dan mempersiapkan diri untuk tanggung jawab financial di masa depan.</p>
<p>Kemudian, Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Pringsewu yang mewakili Pj. Bupati, Heri Iswahyudi dalam sambutannya serta sekaligus membuka acara menyampaikan, pentingnya literasi keuangan bagi para siswa untuk mempersiapkan generasi yang cerdas financial serta memiliki kesadaran tinggi terhadap bahwa narkoba.</p>
<p>&#8220;Dengan adanya acara ini, para siswa di Kabupaten Pringsewu dapat mengenal dunia perbankan, memahami memahami serta turut mencintai Rupiah,&#8221; ujarnya.</p>
<p>&#8220;Selain itu, aspek moral juga ditekankan dalam acara ini, yaitu menjauhi penyalahgunaan narkoba yang dapat merusak masa depan generasi muda,&#8221; Pungkasnya. (*/Red)</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>OJK Lampung Optimis Trend Positif Industri Jasa Keuangan Terus Berlanjut</title>
		<link>https://tegaklurus.co/2024/09/09/ojk-lampung-optimis-trend-positif-industri-jasa-keuangan-terus-berlanjut/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 09 Sep 2024 11:52:06 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[EKONOMI]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://pers.news/?p=4752</guid>

					<description><![CDATA[Bandarlampung (PERS.NEWS), 09 September 2024 &#8211; Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Lampung menggelar kegiatan Media Update]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p dir="ltr"><u>Bandarlampung (PERS.NEWS), 09 September </u>2024 &#8211; Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Lampung menggelar kegiatan Media Update Kinerja Industri Jasa Keuangan Provinsi Lampung periode Triwulan 2 – 2024 dengan mengundang insan media baik elektronik, cetak maupun online.</p>
<p dir="ltr">Dalam kegiatan ini turut diundang Bank Indonesia Perwakilan Lampung, Ditjen Perbendaharaan Negara Provinsi Lampung dan PT BPD Lampung, yang menyampaikan kebijakan moneter dan inflasi, Kinerja Kredit Usaha Rakyat (KUR) di Provinsi Lampung dan Dukungan bank terhadap usaha UMKM.</p>
<p dir="ltr"><strong>Perkembangan Sektor Perbankan (PBKN)</strong><br />
Kinerja perbankan di Provinsi Lampung menunjukkan pertumbuhan positif, yang tercermin dari Aset perbankan yang meningkat sebesar 2,26% pada triwulan-2 2024 dibandingkan triwulan-2 2023 dari sebesar Rp121,41 Triliun menjadi sebesar Rp131,99 Triliun.</p>
<p dir="ltr">Sementara jika dibandingkan dengan posisi Maret 2024 atau triwulan-1 2024 total aset perbankan di Provinsi Lampung juga tercatat meningkat sebesar 3,70% dari sebesar Rp127,29 Triliun menjadi sebesar Rp131,99 Triliun.</p>
<p dir="ltr">Penyaluran kredit/pembiayaan perbankan Lampung di triwulan-2 2024 mengalami peningkatan bila dibandingkan dengan triwulan-2 2023 (yoy) yaitu meningkat sebesar Rp1,80 Triliun atau 2,26% yaitu dari sebesar Rp79,83 Triliun menjadi sebesar Rp81,63 Triliun.</p>
<p dir="ltr">Sementara apabila dibandingkan dengan posisi triwulan-1 2024 juga mengalami peningkatan sebesar Rp2,57 Triliun atau 3,25% yaitu dari sebesar Rp79,06 Triliun menjadi Rp81,63 Triliun.</p>
<p dir="ltr">Adapun 3 sektor terbesar penyaluran kredit di Provinsi Lampung yaitu :<br />
1<u>. </u>Sektor perdagangan besar dan eceran dengan share 22,46% nominal Rp18,33 Triliun,<br />
2<u>. </u>Sektor konsumtif kepemilikan peralatan rumah tangga/multiguna share 19,42% nominal Rp15,86 Triliun.<br />
3<u>. </u>Sektor pertanian, perburuan dan kehutanan dengan share 13,58% nominal Rp11,09 Triliun.</p>
<p dir="ltr">Penyaluran kredit kepada UMKM di Provinsi Lampung pada triwulan-2 2024 tercatat sebesar Rp32,77 Triliun atau menigkat sebesar Rp4,30 Triliun atau 15,12% dibandingkan periode tahun sebelumnya serta masih terjaga kredit bermasalah dibawah 5% (4,08%).</p>
<p dir="ltr">Kredit bermasalah (NPL) di Provinsi Lampung triwulan-2 2024 tercatat mengalami peningkatan bila dibandingkan dengan triwulan-2 2023 yaitu meningkat sebesar 0,15% dari sebesar 2,28% menjadi sebesar 2,43%. Namun, jika dibandingkan dengan Triwulan-1 2024 kredit NPL menurun sebesar 0,07% dari sebesar 2,50% menjadi 2,43%.</p>
<p dir="ltr">Penghimpunan Dana Pihak Ketiga (DPK) Provinsi Lampung pada triwulan-2 2024 tercatat mengalami peningkatan bila dibandingkan dengan triwulan-2 2023 (yoy) yaitu meningkat sebesar 6,82% dari sebesar Rp62,08 Triliun menjadi sebesar Rp66,31 Triliun. Demikian juga jika dibandingkan dengan posisi triwulan-1 2024, tercatat meningkat sebesar 3,72% dari sebesar Rp63,93 Triliun menjadi Rp66,31 Triliun.</p>
<p dir="ltr"><strong>Perkembangan Sektor Perasuransian, Penjaminan Dan Dana Pensiun (PPDP)</strong><br />
<strong>Asuransi</strong><br />
Pendapatan premi asuransi di Provinsi Lampung secara yoy tercatat mengalami penurunan sebesar -36,41% atau turun sebesar Rp237 Miliar, dari triwulan-1 2023 sebesar Rp651 Miliar turun menjadi sebesar RpRp414 Miliar ditriwulan-1 2024.</p>
<p dir="ltr">Penurunan didorong dari turunnya premi asuransi umum sebesar -46,44% (Rp209 Miliar). Sementara premi asuransi jiwa di Lampung terkontraksi sebesar -13,93% yoy, atau turun sebesar Rp28 Miliar.</p>
<p dir="ltr"><strong>Dana Pensiun</strong><br />
Dana Pensiun di Provinsi Lampung tercatat mengalami pertumbuhan aset bersih sebesar 4,11% secara year on year (yoy), yaitu meningkat sebesar Rp5,54 Miliar dari sebesar Rp176,90 Miliar di triwulan-2 2023 menjadi sebesar Rp182,33 Miliar pada triwulan-2 2024.</p>
<p dir="ltr"><strong>Perkembangan Sektor Lembaga Pembiayaan, Perusahaan Modal Ventura, Lembaga Keuangan Mikro dan Lembaga Jasa Keuangan Lainnya (PVML)</strong></p>
<p dir="ltr"><strong>Perusahaan Pembiayaan</strong><br />
Triwulan-2 2024 nilai outstanding piutang pembiayaan sebesar Rp10 Triliun. Secara year on year piutang pembiayaan mengalami kenaikan sebesar 4,40% atau naik sebesar Rp422 Miliar. Kenaikan didukung pada piutang pembiayaan modal kerja dan investasi yang masing-masing naik sebesar 27,15% dan 4,35%.</p>
<p dir="ltr">Piutang pembiayaan berdasarkan sektor ekonomi, untuk 3 besar didominasi oleh perdagangan besar dan eceran, reparasi dan perawatan mobil dan sepeda motor sebesar 34, 13%, pertanian, kehutanan dan perikanan sebesar 10,36%, dan transportasi dan pergudangan sebesar sebesar 7,95%.</p>
<p dir="ltr"><strong>Perusahaan Modal Ventura</strong><br />
Pembiayaan atau penyertaan modal ventura di Lampung secara year on year (yoy) piutang pembiayaan mengalami penurunan sebesar 10,66 Miliar atau (3,17%) menjadi sebesar Rp325,54 Miliar posisi Mei 2024 dibandingkan posisi tahun sebelumnya posisi Mei 2023 sebesar Rp336,20 Miliar. Untuk NPF tercatat mengalami sedikit kenaikan sebesar 0,72% menjadi 9,82% diposisi Mei 2024.</p>
<p dir="ltr"><strong>Lembaga Keuangan Mikro (LKM)</strong><br />
Perkembangan aset Lembaga Keuangan Mikro (LKM) di Provinsi Lampung tumbuh sebesar 0,17% (yoy) atau meningkat sebesar Rp62,5 juta dari sebelumnya tercatat sebesar Rp37,08 Miliar posisi April 2023 menjadi sebesar Rp37,15 Miliar pada posisi posisi April 2024.</p>
<p dir="ltr">Peningkatan aset LKM didorong oleh peningkatan dana pihak ketiga sebesar 18,11% (yoy) atau meningkat sebesar Rp1,82 Miliar dari posisi  April 2023 sebesar Rp10,09 Miliar meningkat menjadi sebesar Rp11,92 Miliarpada posisi April 2024.</p>
<p dir="ltr"><strong>Pergadaian</strong><br />
Jumlah penyaluran pinjaman oleh perusahaan pergadaian di Provinsi Lampung mengalami pertumbuhan sebesar 18,31% atau naik sebesar Rp103 Miliar dari posisi sebelumnya triwulan-2 2023 sebesar Rp710 Miliar menjadi sebesar Rp840 Miliar ditriwulan-2 2024.</p>
<p dir="ltr"><strong>Fintech P2P Lending</strong><br />
Pertumbuhan outstanding pada triwulan-2 2024 pembiayaan Fintech Peer to Peer Lending di Provinsi Lampung tumbuh sebesar 28,31% atau meningkat sebesar Rp232 Miliar menjadi Rp1,053 Triliun dari tahun sebelumnya.</p>
<p dir="ltr">Pada triwulan-2 2024 lender tercatat sebesar 36.793 akun atau meningkat sebesar 96,86% dari triwulan-2 2023 sebesar 18.690 akun. dan peningkatan borrower tercatat sebesar 22,38% (yoy) yaitu dari 1.579.330 akun menjadi 1.932.834 akun pada triwulan-2 2024.</p>
<p dir="ltr">Sementara itu, tingkat risiko kredit secara agregat (TWP90) tercatat mengalami peningkatan menjadi 3,01% pada triwulan-2 2024.</p>
<p dir="ltr"><strong>Perkembangan Sektor Pasar Modal</strong><br />
Triwulan-2 2024 jumlah Investor di Provinsi Lampung sebanyak 310.330 investor atau 2,38% dari total SID nasional yang mencapai 13.012.843 SID.</p>
<p dir="ltr">Jumlah investor pasar modal meningkat yang ditunjukkan melalui single investor identification (SID) yang tumbuh 14,48% yoy atau meningkat sebanyak 39,252 SID.</p>
<p dir="ltr">Jumlah investor terbanyak berada di Kota Bandar Lampung sebesar 101.725 SID atau 32,78% dari total investor di Lampung.</p>
<p dir="ltr"><strong>Perkembangan Pengawasan Perilaku Pelaku Usaha Jasa Keuangan, Edukasi, dan Pelindungan Konsumen (PEPK)</strong><br />
Selama triwulan-2 2024, OJK Provinsi Lampung menerima dan memproses 779 layanan konsumen. Adapun rincian jumlah layanan konsumen selama triwulan-2 2024 dapat diklasifikasikan menjadi 228 layanan pengaduan, 372 layanan pertanyaan dan 37 layanan informasi.</p>
<p dir="ltr">Dalam hal pelaksanaan edukasi, selama triwulan-2 2024, OJK Provinsi Lampung telah melaksanakan 36 kegiatan edukasi literasi dan inklusi keuangan kepada masyarakat dengan jumlah peserta mencapai 6.624 peserta (tidak termasuk audiens daring). Adapun klasifikasi peserta edukasi sendiri terdiri dari pelajar/santri, tenaga pengajar, pelaku UMKM dan masyarakat umum.</p>
<p dir="ltr">Sedangkan untuk SLIK (Sistem Layanan Informasi Keuangan), selama triwulan-2 2024 OJK Provinsi Lampung telah menyelesaikan layanan SLIK sebanyak 5.041 permohonan, yang dilakukan secara online melalui Aplikasi iDebKU maupun walk-in (datang langsung ke kantor OJK). Secara keseluruhan terdapat 3.145 layanan SLIK secara Walk-In dan 1.896 layanan SLIK via online yang telah diberikan Kantor OJK Provinsi Lampung.</p>
<p dir="ltr"><strong>Satgas Pemberantasan Aktivitas Keuangan Ilegal (Satgas PASTI)</strong><br />
Pada tanggal 7 Maret 2024 telah dilakukan rapat koordinasi antar anggota Satgas PASTI di Provinsi Lampung. Selama tahun 2024, Satgas PASTI telah melakukan sosialisasi kepada Bhabinkamtibmas Polres Tanggamus, Pesawaran, Way Kanan, Pesisr Barat, Mesuji, dan Lampung Tengah. Sampai dengan triwulan-2 2024, belum terdapat kegiatan penanganan entitas oleh Satgas PASTI.</p>
<p dir="ltr"><strong>PERKEMBANGAN TIM PERCEPATAN AKSES KEUANGAN DAERAH (TPAKD)</strong><br />
Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD) di Provinsi Lampung telah terbentuk 16 TPAKD atau telah terbentuk seluruhnya diantaranya 1 TPAKD provinsi dan 15 TPAKD kabupaten/kota yang telah dikukuhkan.</p>
<p dir="ltr">Dalam rangka pelaksanaan program kerja, TPAKD Provinsi Lampung terus melakukan koordinasi dengan Pemerintah Kabupaten/Kota dalam penyusunan dan pelaksanaan program kerja TPAKD tingkat Provinsi maupun tingkat kabupaten/kota. Progress Program TPAKD Provinsi Lampung tahun 2024, sebagai berikut:</p>
<p dir="ltr"><strong>Kartu Petani Berjaya</strong><br />
Total penyaluran KUR melalui KPB sejak awal penyaluran sampai triwulan-2 2024 sebesar Rp2,71 triliun dengan jumlah debitur 53,314.</p>
<p dir="ltr">Total pengguna aktif e-KPB di Provinsi Lampung sebanyak 837.702 pengguna dengan realisasi AUTP pada program KPB sebanyak 29.999 Ha.</p>
<p dir="ltr"><strong>Desa Inklusi Keuangan</strong><br />
Pada triwulan-2 2024 terdapat 16 Desa Inklusi Keuangan (di 5  kabupaten atau 26% dari total Kab/kota), mengalami penambahan 6 desa dari tahun 2021.</p>
<p dir="ltr">Tercatat 2.601 desa dari 2.654 desa yang sudah terdapat agen laku pandai, per Juni 2024, terdapat 57.616 agen laku pandai dengan jumlah nasabah 819.042 dengan total outstanding sebesar 53, 6 Miliar.</p>
<p dir="ltr">Sebanyak 227 desa terdapat Agen BUMDES yang telah terintegrasi dengan E-SAMSAT serta 828 desa yang sudah memiliki agen BUMDES.</p>
<p dir="ltr">Kemudian, Desa Nabung Saham merupakan salah satu bagian dari program inisiatif TPAKD Provinsi Lampung, saat ini telah terdapat 376 investor saham di desa inklusi keuangan dengan rata-rata transaksi Rp1,01 miliar per bulan.</p>
<p dir="ltr"><strong>Optimalisasi Kredit Usaha Rakyat (KUR)</strong><br />
Pencapaian penyaluran KUR pada Tahun 2024 tercatat sebesar Rp4,92 Triliun atau 45,91% dari kuota yang diberikan pemerintah dikarenakan kendala perubahan persyaratan pihak yang berhak mendapatkan KUR (agar tepat sasaran) dan penerbitan petunjuk teknis.</p>
<p dir="ltr">Pencapaian ini lebih rendah dibandingkan pada tahun 2023 dengan nominal 8,45 Triliun. Pada tahun 2024 kuota KUR yang diberikan pemerintah untuk 10 bank penyalur yang berada di Provinsi Lampung sebesar Rp10,80 Triliun. (*)</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Lampung Utara Semakin Digital Dengan E-Retribusi Pasar</title>
		<link>https://tegaklurus.co/2024/09/04/lampung-utara-semakin-digital-dengan-e-retribusi-pasar/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 04 Sep 2024 12:14:14 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[EKONOMI]]></category>
		<category><![CDATA[HEADLINE]]></category>
		<category><![CDATA[LAMPUNG UTARA]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://pers.news/?p=4739</guid>

					<description><![CDATA[PERS.NEWS &#8211; Pemerintah Kabupaten Lampung Utara bersama Bank Indonesia Provinsi Lampung dan Bank Lampung menerapkan]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>PERS.NEWS &#8211; Pemerintah Kabupaten Lampung Utara bersama Bank Indonesia Provinsi Lampung dan Bank Lampung menerapkan pembayaran E-Retribusi Pasar di Pasar Sentral, Kabupaten Lampung Utara (04/09).</p>
<p>“Dengan penerapan E-Retribusi di Pasar Sentral, pembayaran retribusi pedagang menjadi lebih transparan, lebih cepat, serta memberikan rasa aman kepada setiap pihak,” disampaikan Pj. Bupati Lampung Utara, Bapak Drs. H. Aswarodi, M.Si, saat meresmikan E-Retribusi di Pasar Sentral.</p>
<p>Kegiatan ini merupakan perwujudan kolaborasi dan sinergi program kerja pembangunan untuk peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD).</p>
<p>Dengan E-Retribusi Pasar ini, sebanyak 278 pedagang di Pasar Induk Pasar Sentral Kab. Lampung Utara telah memiliki kartu E-Retribusi.</p>
<p>Bank Indonesia Provinsi Lampung berkomitmen untuk terus mendorong percepatan dan perluasan digitalisasi sistem pembayaran di Provinsi Lampung.</p>
<p>“Kami sampaikan apresiasi kepada Pemerintah Daerah, perbankan, dan seluruh pihak yang terus memperkuat sinergi dalam perluasan dan percepatan digitalisasi sistem pembayaran. Berbagai program champion ini tentunya sangat mendukung perekonomian Lampung dari berbagai aspek, baik PAD maupun efisiensi transaksi” disampaikan oleh Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Lampung, Junanto Herdiawan, dalam sambutannya.</p>
<p>Penerapan digitalisasi e-retribusi pasar yang sangat berperan dalam Pembangunan, baik penguatan struktur anggaran dengan meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) maupun tata kelola.</p>
<p>Peresmian E-Retribusi Pasar Sentral ini dilaksanakan sebagai bagian dari High Level Meeting (HLM) Tim Percepatan dan Perluasan Digitalisasi Daerah Kabupaten Lampung Utara.</p>
<p>Pj. Bupati Lampung Utara memimpin langsung kegiatan ini, yang juga dihadiri oleh Direktur Bisnis PT Bank Lampung, Bapak Ahmad Jahri, Direktur PT FTF Globalindo Bangun Jocelyn Tobing, Forum Koordinasi Pimpinan Daerah Kabupaten Lampung Utara, Pejabat Tinggi Pratama Pemerintah Kabupaten Lampung Utara, serta perwakilan pedagang dan petugas pemungut retribusi. (*)</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Tingkatkan Literasi Keuangan ASN di Kabupaten Tubaba, OJK Lampung Gelar Product Matching Melalui Talkshow</title>
		<link>https://tegaklurus.co/2024/08/31/tingkatkan-literasi-keuangan-asn-di-kabupaten-tubaba-ojk-lampung-gelar-product-matching-melalui-talkshow/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 31 Aug 2024 03:30:43 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[EKONOMI]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://pers.news/?p=4728</guid>

					<description><![CDATA[Tulang Bawang Barat, 28 Agustus 2024 – Dalam rangka mempercepat literasi keuangan dan mendorong inklusi]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Tulang Bawang Barat, 28 Agustus 2024 – Dalam rangka mempercepat literasi keuangan dan mendorong inklusi keuangan di kalangan Aparatur Sipil Negara (ASN) di Kabupaten Tulang Bawang Barat.</p>
<p>Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD) mengadakan kegiatan product matching melalui talkshow dengan tema &#8220;Akselerasi Digitalisasi Keuangan dan Fasilitasi Pembukaan Akun Saham bagi ASN Kabupaten Tulang Bawang Barat&#8221;.</p>
<p>Acara ini diharapkan dapat menjadi momentum penting dalam meningkatkan kesadaran dan partisipasi ASN dalam memanfaatkan layanan keuangan digital dan investasi di pasar modal.</p>
<p>Dalam kegiatan ini OJK Provinsi Lampung berkolaborasi dengan Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Lampung menyampaikan terkait keuangan digital/QRIS, Asosiasi Perusahaan Pembiayaan Indonesia (APPI) menyampaikan terkait digitalisasi finansial pada perusahaan pembiayaan, PT Bursa Efek Indonesia Provinsi Lampung dan PT Phintraco Sekuritas Provinsi Lampung menyampaikan terkait pasar modal dan panduan praktis mengenai pembukaan akun saham secara digital dan pengelolaan portofolio investasi yang bijak.</p>
<p>Dalam Sambutanya, Kepala OJK Provinsi Lampung, Otto Fitriandy, menyampaikan peran OJK dalam mendorong literasi keuangan dan pengawasan terhadap lembaga keuangan yang menyediakan layanan digital, beliau juga menekankan pentingnya pemahaman ASN terhadap investasi dipasar modal sebagai alternatif yang aman dan diawasi oleh regulator.</p>
<p>Tidak hanya itu, Otto Fitriandy menyampaikan aktivitas judi online sudah mulai menyebar dikalangan masyarakat dikarenakan rendahnya literasi keuangan dan terbatasnya pengetahuan masyarakat tentang digitalisasi keuangan serta alternative investasi yang aman, ujarnya.</p>
<p>Staf Ahli Bidang Pemerintahan dan Hukum Kabupaten Tulang Bawang Barat mewakili Pj. Bupati, Untung Budiono, menyampaikan apresiasi atas inisiatif TPAKD dalam memfasilitasi ASN untuk lebih melek keuangan dan mendukung digitalisasi dalam pengelolaan keuangan. Beliau juga menekankan pentingnya partisipasi ASN dalam kegiatan ini sebagai upaya untuk meningkatkan kesejahteraan finansial secara pribadi dan profesional.</p>
<p>Kegiatan ini juga difasilitasi dengan pembukaan akun saham secara langsung dan pemberian saldo awal secara gratis bagi para ASN yang hadir oleh Phintraco Sekuritas.</p>
<p>Melalui kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan pemahaman ASN mengenai pentingnya literasi keuangan, mendorong penggunaan layanan keuangan digital, serta memperkenalkan investasi saham sebagai salah satu alternatif investasi yang dapat mendukung perencanaan keuangan jangka panjang termasuk dalam berinvestasi dipasar saham. (*)</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
