<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Bank Indonesia</title>
	<atom:link href="https://tegaklurus.co/tag/bank-indonesia/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://tegaklurus.co</link>
	<description>Tegaklurus Media Berita dan Informasi</description>
	<lastBuildDate>Wed, 25 Jun 2025 12:19:29 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.7.2</generator>

<image>
	<url>https://tegaklurus.co/wp-content/uploads/2024/12/icon-100x100.png</url>
	<title>Bank Indonesia</title>
	<link>https://tegaklurus.co</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Pemprov Lampung Apresiasi Bank Indonesia Sebagai Mitra Strategis</title>
		<link>https://tegaklurus.co/2025/06/25/pemprov-lampung-apresiasi-bank-indonesia-sebagai-mitra-strategis/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 25 Jun 2025 12:19:29 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[BERITA]]></category>
		<category><![CDATA[Pemprov Lampung]]></category>
		<category><![CDATA[Bank Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[Wagub Jihan Nurlela]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://tegaklurus.co/?p=7733</guid>

					<description><![CDATA[ISTIMEWA TEGAKLURUS.CO – Bank Indonesia merupakan mitra strategis pemerintah daerah, kehadiran Bank Indonesia tidak hanya]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<h6 style="text-align: right;">ISTIMEWA</h6>
<hr />
<p>TEGAKLURUS.CO – Bank Indonesia merupakan mitra strategis pemerintah daerah, kehadiran Bank Indonesia tidak hanya terbatas pada tugas pengendalian moneter, tetapi juga telah menjadi motor penggerak dalam menjaga stabilitas ekonomi dan mempercepat pertumbuhan yang inklusif di daerah.</p>
<p>Hal tersebut disampaikan oleh Wakil Gubernur Lampung, Jihan Nurlela saat menghadiri pengukuhan Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Lampung di Aula Kantor Bank Indonesia Perwakilan Lampung, Rabu, 24 Juni 2025.</p>
<p>“Saya menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada Kantor Perwakilan Bank Indonesia di Provinsi Lampung atas kontribusi nyata dan sinergi yang terus terjalin dalam mendukung pembangunan daerah,” ucap Wagub.</p>
<p>Menurut Wagub Jihan, salah satu peran penting yang dirasakan secara langsung adalah dukungan BI dalam penyediaan data dan analisis ekonomi yang komprehensif. Informasi yang disampaikan melalui laporan perekonomian regional, outlook inflasi, hingga kajian komoditas unggulan menjadi dasar penting dalam merumuskan kebijakan pembangunan yang tepat sasaran.</p>
<p>Lebih jauh, melalui sinergi dalam Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID), Bank Indonesia juga aktif memberikan asistensi teknis, analisis, dan strategi pengendalian harga, terutama untuk komoditas pangan strategis.</p>
<p>“Upaya ini sangat membantu kami, pemerintah daerah, dalam menjaga daya beli masyarakat dan kestabilan ekonomi di tengah berbagai tantangan global maupun domestik,” ungkap Wagub.</p>
<p>Tak hanya itu, Wagub Jihan juga mengapresiasi peran BI dalam mendorong digitalisasi ekonomi, mendukung UMKM naik kelas, serta memperluas akses keuangan melalui Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD). Kehadiran QRIS dan edukasi digital keuangan hingga ke pelosok desa adalah bukti nyata komitmen BI dalam mewujudkan ekonomi yang inklusif dan berkeadilan.</p>
<p>Di sisi lain, kolaborasi dalam pengembangan ekonomi syariah, termasuk penguatan halal value chain dan pemberdayaan ekonomi pesantren, juga menunjukkan bagaimana BI berperan dalam membangun ekosistem ekonomi daerah yang berlandaskan nilai-nilai luhur dan spiritualitas.</p>
<p>“Jika melihat Sumatera, baju muslimnya (acuannya) itu biasanya ada di Aceh, namun pada kegiatan Festival Ekonomi Syariah Sumatera Tahun 2025, Lampung sebagai perwakilan Sumatera dipercaya sebagai tuan rumah, semoga ini menjadi stimulus yang baik terhadap ekonomi syariah kita,” ucap Wagub.</p>
<p>Diakhir sambutannya Wakil Gubernur mengucapkan selamat kepada Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Lampung Junanto Herdiawan yang telah dilantik dan kini dipercaya mengemban tugas baru sebagai Direktur Eksekutif Dept Komunikasi BI.</p>
<p>Tidak lupa, Wakil Gubernur juga mengucapkan selamat kepada Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Lampung yang baru Bimo Epyanto, yang sebelumnya menjabat sebagai Deputi Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Kalimantan Selatan.</p>
<p>“Saya ucapkan selamat datang kepada Pak Bimo, mungkin tidak ada waktu untuk beradaptasi, tapi langsung bekerja dan memberikan energi terbaik untuk Provinsi Lampung, sedangkan untuk Pak Junanto selamat atas jabatan barunya semoga tetap menorehkan prestasi yang baik,” pungkas Wagub.</p>
<p>Sementara itu Deputi Gubernur Senior Bank Indonesia Destry Damayanti mengatakan bahwa suksesi kepemimpinan di Bank Indonesia adalah hal yang biasa, hal ini dilakukan agar para regulator BI dapat menguasai tidak hanya Booksmart tapi juga Street smart, hal inilah yang kemudian mempengaruhi keberhasilan dalam pengambilan kebijakan, terutama dalam implementasi TPID dan TP2DD.</p>
<p>Menurut Destry Damayanti, Kepala Perwakilan BI Provinsi Lampung sebelumnya yakni Junanto Herdiawan telah memberikan legacy yang baik terhadap pembangunan di Provinsi Lampung, oleh karenanya dirinya berharap agar Kepala Perwakilan BI Provinsi Lampung yang baru dapat melanjutkan legacy tersebut.</p>
<p>“Kami berharap Pk Bimo bisa terus proaktive, visioning, cari peluang, dan cepat melakukan penyesuaian-penyesuaian karena dalam kondisi sekarang ini tidak ada yang pasti kecuali perubahan atau ketidak pastian itu sendiri,” ucapnya.</p>
<p>“Kami juga tentunya berharap Pak Bimo untuk dapat mengoptimalkan seluruh informasi, tadi Bu Wagub katanya kami butuh masukan, analisa dan sebagainya, gunakan analisa yang ada dipusat, tinggal nanti disesuaikan dengan kondisi di daerah, dan tentunya kita tidak bisa bekerja sendirian, kita harus bekerja sama, kita harus KIS antar satu dengan yang lain, KIS itu adalah Konsistensi, Inovasi, Sinergi,” tutupnya. (***)</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Gubernur Rahmat Mirzani Djausal Dorong Sinergi Jaga Stabilitas Ekonomi di Lampung</title>
		<link>https://tegaklurus.co/2025/03/07/gubernur-rahmat-mirzani-djausal-dorong-sinergi-jaga-stabilitas-ekonomi-di-lampung/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 07 Mar 2025 01:44:41 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[BERITA]]></category>
		<category><![CDATA[Pemprov Lampung]]></category>
		<category><![CDATA[Bank Indonesia]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://tegaklurus.co/?p=5990</guid>

					<description><![CDATA[ISTIMEWA TEGAKLURUS.CO – Gubernur Lampung, Rahmat Mirzani Djausal mengikuti kegiatan High Level Meeting dalam rangka]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<h6 style="text-align: right;">ISTIMEWA</h6>
<hr />
<p>TEGAKLURUS.CO – Gubernur Lampung, Rahmat Mirzani Djausal mengikuti kegiatan High Level Meeting dalam rangka menghadapi bulan suci Ramadhan dan Idul Fitri 1446 H/ 2025 M, di Auditorium lantai 4 Gedung Kantor Bank Indonesia Perwakilan Lampung, Kamis, 6 Maret 2025.</p>
<p>Gubernur Rahmat Mirzani dalam kesempatan tersebut mengungkapkan bahwa perputaran uang di masyarakat paling besar terjadi di bulan Ramadhan, sehingga ekonomi di bulan Ramadhan dapat menjadi gambaran bagaimana ekonomi Lampung kedepan.</p>
<p>“Perputaran uang paling besar itu terjadi bulan Ramadhan yang 70 persen pendapatan itu mengeluarkan uang mungkin 30 persen dari pendapatan setahun itu dikeluarkan di bulan Ramadan, sudah jadi kultur, sehingga bulan Ramadan ini jadi patokan, kalau dia bisa bagus di bulan ramadhannya maka dia akan jadi pijakan ke depan ini ekonominya,” ucapnya.</p>
<p>Dengan besarnya perputaran uang tersebut, Mirzani melanjutkan bahwa hal tersebut juga dapat menjadi potensi bagi spekulan-spekulan untuk mencari keuntungan sebesar-besarnya pada momen tersebut.</p>
<p>“Bulan Ramadhan ini tempatnya belanja. Jadi ada saat mereka mencari pendapatan sebesar-besarnya di bulan Ramadhan, termasuk menaikkan harga, menahan stok dan lain-lain, ini yang harus dipahami oleh kita para Gubernur, Bupati para teman-teman bagaimana di bulan Ramadhan ini selain fokus ibadah puasa, kita fokus menahan harga-harga supaya terkendali, dan ini hanya bisa dilakukan dengan kerjasama yang baik kolaborasi harus dilakukan bukan hanya TPID sendiri, tapi dengan teman-teman bupati dan walikota,” tegasnya.</p>
<p>Dengan kenaikan harga gabah dan jagung yang telah diinstruksikan oleh Presiden Prabowo, Mirzani juga berharap hal ini mampu meningkatkan pertumbuhan perekonomian di Provinsi Lampung yang didominasi oleh komoditas pertanian dan perkebunan.</p>
<p>“Mari kita sama-sama menjaga bagaimana pendapatan petani ini bisa berjalan dengan baik dan mempunyai manfaat yang baik kepada pertumbuhan kita. Dimana yang pertama harus kita lakukan adalah bagaimana menjaga belanjanya para petani ini, belanjanya masyarakat Lampung ini tidak membuat inflasi yang tinggi. Kita ingin harga tetap stabil, maka tadi saya setuju TPID ketika di bulan Ramadhan ini bisa mengendalikan dengan baik maka <em>Insya Allah</em> setelah bulan Ramadhan Lampung akan membaik,” lanjutnya.</p>
<p>Mirzani juga mengimbau kepada seluruh pemangku kepentingan untuk terus waspada terhadap kondisi cuaca, dimana hal tersebut juga dapat mempengaruhi stabilitas harga di masyarakat.</p>
<p>“BMKG memproyeksikan sampai Akhir maret cuaca masih ekstrem potensi-potensi ada banjir masih ada ini juga jangan sampai terjadi karena bisa menyebabkan inflasi yang tinggi,” tegasnya.</p>
<p>“Distribusi pangan ini sangat penting jangan sampai gangguan cuaca bisa menghambat distribusi pangan,” sambungnya.</p>
<p>Mirzani juga melanjutkan bahwa pada momen ini, selain cuaca, kesiapan sarana transportasi dan infrastruktur merupakan salah satu hal yang sangat penting dalam menjaga stabilitas harga dan kelancaran distribusi barang ke masyarakat.</p>
<p>“Yang paling penting juga kesiapan sarana transportasi dan infrastruktur jalan, Kita prioritaskan jalan yang menunjang transportasi interkoneksi dengan jalan provinsi dan jalan negara sehingga bisa menyebabkan kelancaran antar moda kita untuk persiapan Ramadhan,” lanjutnya.</p>
<p>Dalam kesempatan tersebut, Gubernur Rahmat Mirzani mengimbau kepada seluruh pihak untuk terus memberikan informasi yang positif kepada Masyarakat dan mengajak masyarakat untuk dapat bersikap rasional dan bijak dalam pemenuhan konsumsi pada bulan Ramadhan dan Lebaran.</p>
<p>“Kultur sangat menyebabkan inflasi, jadi mari sama-sama kita pastikan kita berikan informasi kepada masyarakat bahwa pemerintah bisa menjaga harga bisa menjaga stok selama bulan Ramadhan,” imbuhnya.</p>
<p>Mirzani juga mengajak seluruh pihak untuk terus berkoordinasi dan bersinergi dalam menjaga stabilitas ekonomi di Provinsi Lampung.</p>
<p>“Dengan adanya sinergi dan dukungan dari berbagai pihak, saya yakin dan percaya bahwa inflasi di Provinsi Lampung dapat terkendali dengan baik, sehingga pertumbuhan ekonomi akan semakin meningkat,” ajaknya.</p>
<p>Mirzani dalam kegiatan tersebut juga menginstruksikan kepada seluruh Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) baik Provinsi maupun Kabupaten/Kota bersama Perangkat Daerah dan Instansi terkait terus melakukan upaya-upaya antara lain :</p>
<p>1. Melakukan pemantauan terhadap ketersediaan stok bahan pangan pokok dan barang penting lainnya, termasuk BBM dan Elpiji (LPG).</p>
<p>2. Melaksanakan kegiatan stabilisasi harga seperti operasi pasar, gelar pangan murah, dan lain-lain, berkoordinasi dengan pihak terkait.</p>
<p>3. Melakukan pengawasan keamanan produk pangan yang beredar agar tidak kadaluarsa dan membahayakan kesehatan.</p>
<p>4. Berkoordinasi dengan BMKG dan BPBD dalam mengantisipasi potensi bencana seperti banjir, tanah longsor, dan cuaca ekstrem yang dapat mengganggu distribusi pangan.</p>
<p>5. Memastikan kapasitas infrastruktur dan sistem tata kelola sumber daya air, agar dapat digunakan dengan baik dalam mengantisipasi peningkatan curah hujan dan bencana banjir.</p>
<p>6. Memastikan kesiapan infrastruktur jalan dan pengendalian arus kendaraan, baik jalan provinsi maupun kabupaten dan kota, serta jalan tol.</p>
<p>7. Memastikan ketersediaan dan kelayakan armada angkutan penumpang dan barang guna mengantispasi kenaikan permintaan.</p>
<p>8. Pelayanan di rumah sakit dan posko-posko kesehatan, harus dipastikan para tenaga medis yang bertugas untuk selalu siaga dan siap melayani masyarakat selama 24 jam.</p>
<p>9. Satgas Pangan juga diminta agar dapat meningkatkan intensitas pendampingan dan dukungan dalam menjaga stabilitas harga, memberikan tindakan, baik melalui pembinaan maupun hukum yang berlaku sesuai peraturan, apabila ditemukan pelaku usaha yang menyimpang. (***)</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Februari 2025, Lampung Kembali Alami Deflasi</title>
		<link>https://tegaklurus.co/2025/03/04/februari-2025-lampung-kembali-alami-deflasi/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 04 Mar 2025 02:18:42 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[BERITA]]></category>
		<category><![CDATA[Ekonomi & Bisnis]]></category>
		<category><![CDATA[Bank Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[Deflasi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://tegaklurus.co/?p=5937</guid>

					<description><![CDATA[DOK TEGAKLURUS.CO – Indeks Harga Konsumen (IHK) di Provinsi Lampung pada bulan Februari 2025 tercatat]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<h6 style="text-align: right;">DOK</h6>
<hr />
<p>TEGAKLURUS.CO – Indeks Harga Konsumen (IHK) di Provinsi Lampung pada bulan Februari 2025 tercatat mengalami deflasi sebesar 0,66% (mtm), meningkat dibandingkan periode Januari 2025 yang mengalami deflasi sebesar 0,71% (mtm). Realisasi tersebut lebih rendah dibandingkan capaian nasional yang tercatat deflasi sebesar 0,48% (mtm).</p>
<p>Secara tahunan, berdasar keterangan tertulis diterima media ini, Selasa, 4 Maret 2025, IHK di Provinsi Lampung pada bulan Februari 2025 mengalami deflasi sebesar 0,02% (yoy), lebih rendah dibandingkan inflasi bulan sebelumnya yang sebesar 1,04% (yoy), namun lebih tinggi dibandingkan inflasi nasional yang tercatat deflasi sebesar 0,09% (yoy).</p>
<p>Dilihat dari sumbernya, deflasi pada Februari 2025 utamanya disebabkan oleh berlanjutnya penurunan pada tarif listrik, serta harga cabai merah, tomat, bawang merah, dan susu cair kemasan dengan andil masingmasing sebesar -0,57%; -0,12%; -0,04%; -0,04%; dan -0,03% (mtm). Berlanjutnya penurunan tarif listrik terjadi sejalan dengan pemberlakuan kebijakan diskon listrik sebesar 50% kepada pelanggan rumah tangga PT PLN (persero) dengan daya 450 VA, 900 VA, 1.300 VA, dan 2.200 VA selama bulan Januari hingga Februari 2025.</p>
<p>Adapun penurunan harga komoditas aneka holtikultura sejalan dengan masuknya periode panen hortikultura, terutama panen bawang merah di Kabupaten Indramayu yang merupakan pemasok utama bawang merah untuk Provinsi Lampung.</p>
<p>Lebih lanjut, deflasi pada Februari 2025 tertahan oleh sejumlah komoditas yang mengalami inflasi, terutama Emas Perhiasan; Bahan Bakar Rumah Tangga; Salak; dan Bensin dengan andil masing-masing sebesar 0,05%; 0,03%; 0,03%; dan 0,02% (mtm). Peningkatan harga emas perhiasan sejalan dengan berlanjutnya tingkat harga emas dunia pada bulan Februari 2025 di tengah ketidakpastian global. Meningkatnya harga bahan bakar rumah tangga seiring dengan kebijakan pemerintah untuk menaikkan harga bahan bakar rumah tangga subsidi di awal tahun.</p>
<p>Naiknya harga salak disebabkan oleh tingginya curah hujan dan kejadian banjir pada bulan Februari 2025.</p>
<p>Adapun peningkatan harga bensin sejalan dengan kebijakan pemerintah untuk menaikkan harga BBM nonsubsidi pada Februari 2025.</p>
<p>Ke depan, KPw BI Provinsi Lampung memprakirakan bahwa inflasi IHK di Provinsi Lampung akan tetap terjaga pada rentang sasaran inflasi 2,5±1% (yoy) sepanjang tahun 2025. Namun, terdapat beberapa risiko yang perlu dimitigasi, antara lain dari Inflasi Inti (core inflation) berupa (i) peningkatan permintaan agregat sebagai dampak dari kenaikan UMP tahun 2025 sebesar 6,5%; (ii) berlanjutnya kenaikan harga emas dunia akibat ketidakpastian geopolitik dan sentimen kebijakan ekonomi Amerika Serikat; (iii) kenaikan permintaan sejalan dengan periode bulan Ramadhan dan HBKN Idul Fitri.</p>
<p>Selanjutnya, dari sisi Inflasi makanan yang bergejolak (volatile food) adalah (i) peningkatan harga beras pada puncak musim tanam; (ii) risiko gagal panen akibat tingginya intensitas hujan dan kejadian bencana alam banjir pada akhir bulan Februari 2025; dan (iii) peningkatan permintaan bahan makanan selama periode bulan Ramadhan dan HBKN Idul Fitri.</p>
<p>Adapun risiko dari Inflasi harga yang diatur Pemerintah (administered price) adalah (i) kenaikan harga tarif listrik sejalan dengan normalisasi harga setelah berakhirnya periode pemberian potongan harga tarif listrik sebesar 50% oleh PLN kepada pelanggan rumah tangga, hingga akhir bulan Februari 2025; dan (ii) kenaikan harga BBM non subsidi.</p>
<p>Meninjau perkembangan inflasi bulan berjalan dan mempertimbangkan risiko inflasi ke depan, Bank Indonesia dan TPID Provinsi Lampung akan terus melanjutkan upaya menjaga stabilitas harga melalui strategi 4K.</p>
<p><strong>1. Keterjangkauan Harga</strong></p>
<p>a. Melakukan operasi pasar beras/SPHP secara terarah dan target.</p>
<p>b. Melakukan monitoring harga dan pasokan, khususnya pada komoditas yang berisiko mengalami kenaikan harga pada triwulan pertama, diantaranya beras, aneka cabai, telur dan daging ayam ras.</p>
<p><strong>2. Ketersediaan Pasokan</strong></p>
<p>a. Perluasan Implementasi Toko Pengendalian Inflasi di seluruh wilayah IHK/Non-IHK.</p>
<p>b. Penguatan kerja sama antar daerah (KAD) maupun intra daerah di Provinsi Lampung untuk komoditas defisit dan berisiko defisit.</p>
<p><strong>3. Kelancaran Distribusi</strong></p>
<p>a. Penguatan kapasitas transportasi dengan penambahan volume dan rute penerbangan.</p>
<p>b. Memastikan keberlanjutan dan penguatan implementasi Mobil TOP (Transportasi Operasi Pasar) dalam menjaga kelancaran operasi pasar.</p>
<p><strong>4. Komunikasi efektif</strong></p>
<p>a. Melakukan rapat koordinasi rutin mingguan di setiap Kabupaten/Kota dalam rangka menjaga wareness terkait dinamika harga dan pasokan terkini.</p>
<p>b. Memperkuat sinergi komunikasi dengan media dan masyarakat untuk melakukan kampanye perilaku berbelanja bijak dan mencegah panic buying terutama selama periode bulan Ramadhan dan HBKN Idul Fitri. (*)</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>BI Proyeksikan Pertumbuhan Ekonomi Lampung 2025 Capai 4,6 – 5,3 Persen</title>
		<link>https://tegaklurus.co/2025/02/12/bi-proyeksikan-pertumbuhan-ekonomi-lampung-2025-capai-46-53-persen/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 12 Feb 2025 14:03:04 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[BERITA]]></category>
		<category><![CDATA[Ekonomi & Bisnis]]></category>
		<category><![CDATA[Bank Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[BI Lampung]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://tegaklurus.co/?p=5560</guid>

					<description><![CDATA[DOK TEGAKLURUS.CO – Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Lampung memprakirakan ekonomi Lampung 2025 tumbuh dalam]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<h6 style="text-align: right;">DOK</h6>
<hr />
<p>TEGAKLURUS.CO – Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Lampung memprakirakan ekonomi Lampung 2025 tumbuh dalam kisaran 4,6 – 5,3 persen.</p>
<p>Pertumbuhan tersebut didukung oleh prospek permintaan domestik yang lebih baik, utamanya berlanjutnya pertumbuhan positif konsumsi rumah tangga, sejalan dengan kenaikan UMP sebesar 6,5 persen dan terjaganya optimisme konsumen.</p>
<p>Mengawali 2025, Indeks Keyakinan Konsumen (IKK) Provinsi Lampung pada Januari 2025 tercatat sebesar 140, tertinggi dibandingkan IKK periode Januari selama 5 tahun terakhir.</p>
<p>Lebih lanjut, Bank Indonesia juga memprakirakan kinerja investasi swasta pada 2025 kembali bergulir seiring memudarnya ketidakpastian dunia usaha pasca puncak penyelenggaraan pemilu dan pilkada.</p>
<p>Dari sisi eksternal , kinerja ekspor Lampung diprakirakan tetap kuat, tetapi terdapat beberapa risiko perlambatan yang perlu diwaspadai . Merujuk outlook perekonomian dunia yang dirilis IMF pada Januari 2025, pertumbuhan ekonomi Amerika Serikat, Tiongkok dan India yang merupakan tiga tujuan utama ekspor Lampung diproyeksikan belum optimal di tahun 2025.</p>
<p>Namun, prospek permintaan kopi robusta yang menjadi salah satu komoditas ekspor unggulan Lampung diprakirakan tetap baik.</p>
<p>Memasuki 2025, harga kopi robusta di pasar internasional kembali melanjutkan kenaikan didorong oleh sentimen prospek panen Arabika yang lebih rendah di Brazil.</p>
<p>Mengamati perkembangan tersebut, peningkatan produktivitas sisi hulu dan diversifikasi negara tujuan ekspor komoditas unggulan dapat menjadi strategi untuk menjaga tetap kuatnya kinerja ekspor Lampung pada 2025.</p>
<p>Prospek peningkatan pertumbuhan ekonomi Lampung akan turut tercermin dari kinerja lapangan usaha (LU) utama. Perbaikan kinerja LU Pertanian, Kehutanan dan Perikanan diprakirakan menjadi pendorong utama pertumbuhan ekonomi Lampung pada 2025, hal ini akan turut didukung oleh kebijakan yang ditempuh guna memperkuat ketahanan pangan nasional.</p>
<p>Disamping pengaruh positif normalisasi dampak El Nino, implementasi program intensifikasi pertanian melalui optimalisasi lahan, penggunaan benih unggul dan dukungan akses terhadap pupuk bersubsidi berpotensi mendongkrak produksi tanaman pangan Lampung di 2025.</p>
<p>Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), hampir 25 persen dari PDRB Lampung 2024 disumbang oleh produksi LU Pertanian, Kehutanan dan Perikanan, sehingga pertumbuhan positif pada LU ini akan mampu memberikan dampak yang berarti bagi peningkatan pertumbuhan ekonomi Lampung.</p>
<p>Sementara itu, kinerja LU utama lainnya, yakni LU Industri Pengolahan, LU Perdagangan, serta LU Transportasi dan Pergudangan diprakirakan akan melanjutkan pertumbuhan positif sejalan dengan prospek permintaan domestik yang lebih baik.</p>
<p>Sementara itu, Bank Indonesia memprakirakan prospek pertumbuhan ekonomi yang lebih baik pada 2025 turut didukung oleh inflasi yang terjaga dalam sasaran target 2,5±1 persen.</p>
<p>Untuk itu, Bank Indonesia akan terus memperkuat bauran kebijakan dan bersinergi erat dengan kebijakan stimulus fiskal Pemerintah. Dalam kaitannya dengan upaya mendorong percepatan pertumbuhan ekonomi daerah, Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Lampung berkomitmen untuk terus menjaga stabilitas harga melalui penguatan sinergi TPID-GNPIP, mendorong perluasan dan akselerasi digitalisasi transaksi pembayaran melalui sinergi TP2DD (Tim Percepatan dan Perluasan Digitalisasi Daerah), dan peningkatan investasi melalui sinergi FOILA (Forum Investasi Lampung).</p>
<p>Selain itu, dukungan akses pembiayaan dan perluasan pasar UMKM, serta hilirisasi klaster pangan strategis melalui peningkatan kapasitas produksi di sisi hulu dan pembinaan di sisi hilir juga terus diperkuat dalam rangka mendorong inklusivitas pertumbuhan ekonomi. (***)</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>BI Ajak Taring Dorong Pertumbuhan Ekonomi di Lampung</title>
		<link>https://tegaklurus.co/2025/02/07/bi-ajak-taring-dorong-pertumbuhan-ekonomi-di-lampung/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 07 Feb 2025 07:45:10 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[BERITA]]></category>
		<category><![CDATA[NASIONAL]]></category>
		<category><![CDATA[Bank Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[BI Lampung]]></category>
		<category><![CDATA[Pewarta Dalam Jaringan]]></category>
		<category><![CDATA[Taring Lampung]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://tegaklurus.co/?p=5479</guid>

					<description><![CDATA[Kepala BI Lampung Junanto Herdiawan, bersama jajaran, mengabadikan momen bersama pengurus Taring, di kantor BI, Jumat,]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<h6 style="text-align: right;">Kepala BI Lampung Junanto Herdiawan, bersama jajaran, mengabadikan momen bersama pengurus Taring, di kantor BI, Jumat, 7 Februari 2025. DOK TARING</h6>
<hr />
<p>TEGAKLURUS.CO – Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) Provinsi Lampung mengajak jurnalis tergabung dalam Organisasi Pers Pewarta Dalam Jaringan (Taring), ikut serta mendorong pertumbuhan ekonomi di Lampung.</p>
<p>Ekonomi mengalami pertumbuhan secara baik yang juga menjadi salah satu tujuan utama pembanguan ekonomi nasional, merupakan bagian penting dalam menyejahterakan ekonomi di masyarakat.</p>
<p>“Bagaimana cara menumbuhkan, salah satunya melalui UMKM (Usaha Mikro Kecil dan Menengah),” ujar Kepala BI Lampung, Junanto Herdiawan, saat menerima kunjungan pengurus Taring Lampung, di Kantor BI, Jumat, 7 Februari 2025.</p>
<p>Menurut dia, UMKM saat ini menjadi salah satu kekuatan ekonomi di Indonesia. Oleh sebah itu, ia mengapresiasi Taring yang akan ikut serta dalam mendorong pertumbuhan ekonomi melalui pemberitaan positif di masyarakat.</p>
<p>“Kami (BI) juga mempunyai binaan UMKM yang tentunya telah memenuhi persyaratan sebagai binaan. Itu salah satu upaya BI dalam mendorong pertumbuhan ekonomi di Lampung,” ujar Junanto yang juga mantan jurnalis televisi nasional di era 1995 itu.</p>
<p>Bahkan, lanjut Junanto, produk UMKM binaan BI tersebut kini telah merambah ke tingkat internasional. “Seperti hasil kerajinan sulam jelujur dari Lampung, kini telah tembus ke pasar ekspor atau pasar manca negara,” katanya.</p>
<p>Tak hanya UMKM, pihaknya juga membantu sejumlah pondok pesantren di Provinsi Lampung. “Mengapa penting didukung karena pondok pesantren itu bagian dari mendukung ekonomi di Sai Bumi Ruwa Jurai,” katanya.</p>
<p>Selain hal tersebut, ia juga mengajak Taring Lampung dapat mengedukasi masyarakat mengenai pencegahan dan pemberantasan uang palsu. Dampak dari uang palsu, katanya dapat menyebabkan inflasi di masyarakat.</p>
<p>“<em>Alhamdulillah</em> peredaran uang palsu di daerah Lampung saat ini jumlahnya semakin menurun. Artinya, masyarakat semakin sadar. Bahkan, bila ditemukan uang palsu langsung melaporkannya kepada polisi untuk ditangkap,” jelas dia.</p>
<p>Kesempatan itu, ia juga mendorong masyarakat dalam melakukan transaksi pembayaran dilakukan secara non tunai. “Seperti QRIS (Quick Response Indonesia Standard), mungkin bisa dikolaborasikan bersama Taring untuk menyosialisasikannya,” ajak dia.</p>
<p>Sementara itu, Ketua Taring Lampung Yusmart DS, menyambut baik ajakan BI Lampung untuk menyosialisasikan sejumlah kebijakan Bank Indonesia di Provinsi Lampung dalam mendorong pertumbuhan ekonomi.</p>
<p>Mendukung hal tersebut, pihaknya akan berkolaborasi dengan Perwakilan BI Lampung untuk mengedukasi masyarakat melalui penyajian pemberitaan yang positif melalui konsep pemberitaan yang konstruktif.</p>
<p>“Taring siap membatu pemerintah dalam mendukung pertumbuhan ekonomi khususnya di Lampung. Terlebih sejumlah jurnalis Taring terlibat dalam mengawal kebijakan pemerintah tersebut,” ujar Pemimpin Redaksi Smartnews.Id itu. (***)</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
