<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>RSUD Abdul Moeloek</title>
	<atom:link href="https://tegaklurus.co/tag/rsud-abdul-moeloek/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://tegaklurus.co</link>
	<description>Tegaklurus Media Berita dan Informasi</description>
	<lastBuildDate>Fri, 02 Jan 2026 12:06:01 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.7.4</generator>

<image>
	<url>https://tegaklurus.co/wp-content/uploads/2024/12/icon-100x100.png</url>
	<title>RSUD Abdul Moeloek</title>
	<link>https://tegaklurus.co</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Awal Tahun Baru, Gubernur Mirza Sidak Kinerja Pegawai</title>
		<link>https://tegaklurus.co/2026/01/02/awal-tahun-baru-gubernur-mirza-sidak-kinerja-pegawai/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 02 Jan 2026 12:06:01 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[BERITA]]></category>
		<category><![CDATA[Pemprov Lampung]]></category>
		<category><![CDATA[Gubernur Rahmat Mirzani Djasual]]></category>
		<category><![CDATA[RSUD Abdul Moeloek]]></category>
		<category><![CDATA[Sidak]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://tegaklurus.co/?p=9099</guid>

					<description><![CDATA[ISTIMEWA TEGAKLURUS.CO – Mengawali Tahun Baru 2026, Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal melakukan inspeksi mendadak]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<h6 style="text-align: right;">ISTIMEWA</h6>
<hr />
<p>TEGAKLURUS.CO – Mengawali Tahun Baru 2026, Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke Rumah Sakit Umum Daerah Abdoel Moeloek (RSUDAM), Jumat, 2 Januari 2026. Sidak dilakukan untuk memastikan disiplin dan kinerja pegawai tetap terjaga demi pelayanan prima kepada masyarakat.</p>
<p>Dalam sidak tersebut, Gubernur Mirza didampingi Sekretaris Daerah Provinsi Lampung Marindo Kurniawan serta sejumlah Kepala Perangkat Daerah di lingkungan Pemerintah Provinsi Lampung mengunjungi RSUD Abdoel Moeloek.</p>
<p>Selain mengecek kehadiran dan kedisiplinan pegawai, Gubernur Mirza juga meninjau kapasitas serta kualitas alat-alat kesehatan yang tersedia guna menjamin keberlangsungan pelayanan kepada masyarakat, khususnya selama masa libur Natal dan Tahun Baru (Nataru).</p>
<p>Gubernur Mirza menegaskan bahwa pelayanan publik, terutama layanan kesehatan, tidak boleh terganggu oleh agenda libur apa pun.</p>
<p>“Pelayanan kepada masyarakat adalah yang utama. Tidak boleh ada yang terganggu dengan kegiatan apa pun, sehingga masyarakat merasa puas dan mendapatkan pelayanan prima dari pemerintah,” tegasnya.</p>
<p>Sejumlah fasilitas kesehatan turut ditinjau, di antaranya poli pelayanan kesehatan serta Instalasi Gawat Darurat (IGD).</p>
<p>Dalam kesempatan tersebut, Gubernur Mirza juga berdialog dengan Direktur Utama RSUDAM, dr. Imam Ghozali, terkait upaya peningkatan kapasitas pelayanan pasien. Ia menilai pembangunan gedung baru yang saat ini tengah berjalan sangat strategis dan dibutuhkan.</p>
<p>“RSUDAM merupakan rumah sakit rujukan terakhir dari seluruh rumah sakit di Provinsi Lampung. Karena itu, pembangunan gedung baru ini sangat penting untuk meningkatkan kapasitas dan kualitas pelayanan,” ujar Gubernur Mirza.</p>
<p>Gubernur Mirza mengakui masih adanya keluhan masyarakat terkait lambatnya penanganan pasien akibat keterbatasan kapasitas ruang perawatan. Namun demikian, ia menilai pelayanan di RSUDAM saat ini telah menunjukkan perbaikan yang signifikan dibandingkan sebelumnya.</p>
<p>Saat meninjau gedung fasilitas forensik yang sedang dalam proses pembangunan, Gubernur Mirza menjelaskan bahwa Provinsi Lampung masih mengalami keterbatasan tenaga forensik, yang berdampak pada lambatnya penanganan sejumlah kasus.</p>
<p>“Keberadaan fasilitas forensik ini sangat penting, terutama untuk penanganan kasus kekerasan seksual dan kekerasan terhadap anak, agar dapat ditangani lebih cepat dan profesional,” jelasnya.</p>
<p>Menanggapi hal tersebut, Direktur Utama RSUDAM dr. Imam Ghozali menyampaikan komitmennya untuk menyesuaikan dan menambah tenaga kesehatan forensik seiring dengan hadirnya fasilitas khusus tersebut. (***)</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>RSUDAM, Dari Sorotan Menuju Harapan</title>
		<link>https://tegaklurus.co/2025/09/26/rsudam-dari-sorotan-menuju-harapan/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 26 Sep 2025 06:31:35 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[BERITA]]></category>
		<category><![CDATA[Pemprov Lampung]]></category>
		<category><![CDATA[RSUD Abdul Moeloek]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://tegaklurus.co/?p=8577</guid>

					<description><![CDATA[DOK TEGAKLURUS.CO – Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Dr. H. Abdul Moeloek (RSUDAM) Lampung kembali]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<h6 style="text-align: right;">DOK</h6>
<hr />
<p>TEGAKLURUS.CO – Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Dr. H. Abdul Moeloek (RSUDAM) Lampung kembali jadi sorotan publik. Belum genap dua bulan duduk di kursi direktur utama, dr. Imam Ghozali, Sp.An, KMN, langsung dihantam gelombang kritik dan persoalan klasik yang menumpuk.</p>
<p>Baru mulai merapikan konsolidasi internal, Imam sudah “diserbu” isu: mulai tudingan soal kinerja, dugaan kedekatan dengan politisi, proyek rumah sakit, hingga keluhan pelayanan. Semua masalah warisan lama itu kini menjerat ke pundaknya.</p>
<p>Tak berhenti di situ, dalam beberapa pekan terakhir ia juga harus menghadapi dugaan praktik pemerasan oleh oknum LSM—dengan pola pemberitaan miring hingga ancaman aksi demo. Isu ini disinyalir terkait permintaan persentase dari proyek rumah sakit.</p>
<p>Meski jabatan baru seumur jagung, dokter spesialis anestesi ini memilih tidak gentar. “<em>Bismillah,</em>” ucapnya saat menerima tongkat estafet kepemimpinan dari dr. Lukman Pura, Sp.PD, K-GH, MJSM, pada Jumat (8/8/2025).</p>
<p>Gubernur Rahmat Mirzani Djausal bersama Wakil Gubernur Jihan Nurlela mengakui, perubahan di RSUDAM tidak bisa instan. Namun, dengan kepemimpinan baru, terbuka peluang menjadikan RSUDAM bukan sekadar “rumah sakit rujukan terakhir”, melainkan pusat pelayanan yang profesional, ramah, dan modern.</p>
<p>Imam sendiri bukan wajah baru. Sebelum terpilih lewat seleksi terbuka Pemprov Lampung, ia sempat menjabat sebagai pelaksana tugas (Plt). Pengalaman itu membuatnya paham betul peta masalah rumah sakit rujukan terbesar di Provinsi Lampung ini.</p>
<p><strong>Segudang Pekerjaan Rumah</strong></p>
<p>RSUDAM berdiri sejak 1937, menjadi ikon pelayanan kesehatan Lampung. Dari 15 kabupaten/kota, pasien dengan kondisi serius nyaris selalu berakhir di sini. Beban kerja besar sejalan dengan ekspektasi publik yang juga tinggi.</p>
<p>Namun masalah seakan tidak pernah selesai. Peralatan medis vital seperti MRI dan CT-Scan sering dikeluhkan tak optimal. Fasilitas kebersihan dan ruang tunggu minim kenyamanan. Insentif tenaga kesehatan pun masih menyisakan persoalan.</p>
<p>Media sosial ramai membicarakan kekurangan pelayanan. Lembaga pemeriksa negara menyoroti pengelolaan keuangan dan proyek. Isu pungutan liar dan dugaan permainan pengadaan ikut menyeruak.</p>
<p>Di tengah badai itu, Imam berusaha tetap tegak. “Saya paham masalah di RSUDAM tidak sedikit. Tapi ini rumah sakit kita bersama. Saya ingin semua pihak—tenaga kesehatan, manajemen, maupun masyarakat—ikut bergerak memperbaiki,” ujarnya.</p>
<p><strong>Momentum Perubahan</strong></p>
<p>Pengamat menilai, deras kritik tidak boleh membuat Imam mundur. Justru, dengan pemahaman atas akar masalah dan dukungan politik, ia punya kesempatan membalikkan keadaan.</p>
<p>Harapan publik sederhana tapi nyata. Sulastri, salah satu keluarga pasien, berujar: “Kami tahu tidak bisa langsung sempurna, tapi paling tidak ada perubahan. Itu yang kami tunggu.”</p>
<p>Kini publik menanti: mampukah Imam mengubah wajah RSUDAM dari rumah sakit penuh keluhan menjadi rumah sakit yang menghadirkan harapan dan senyum lega? “Insyaallah, dengan doa masyarakat Lampung, sama-sama menjaga kondusifitas, saya akan berusaha membenahi persoalan satu per satu,” pungkasnya. (***)</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>RSUD Abdul Moeloek Hadirkan Sentuhan Kasih untuk Balita</title>
		<link>https://tegaklurus.co/2025/09/19/rsud-abdul-moeloek-hadirkan-sentuhan-kasih-untuk-balita/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 19 Sep 2025 14:03:40 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[BERITA]]></category>
		<category><![CDATA[Pemprov Lampung]]></category>
		<category><![CDATA[RSUD Abdul Moeloek]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://tegaklurus.co/?p=8479</guid>

					<description><![CDATA[ISTIMEWA TEGAKLURUS.CO – RSUD Dr. H. Abdul Moeloek kembali menunjukkan kepeduliannya melalui inisiatif bertajuk “Puakhi]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<h6 style="text-align: right;">ISTIMEWA</h6>
<hr />
<p>TEGAKLURUS.CO – RSUD Dr. H. Abdul Moeloek kembali menunjukkan kepeduliannya melalui inisiatif bertajuk “Puakhi Menyapa”.</p>
<p>Kali ini, tim rumah sakit melakukan kunjungan ke Ruang Alamanda untuk memberikan dukungan kepada MN, seorang balita yang tengah berjuang melawan epilepsi resisten, cerebral palsy, serta mengalami gejala dehidrasi ringan hingga sedang.</p>
<p>Kepala Humas RSUD Dr. H. Abdul Moeloek, Desy Yuanita, hadir langsung menyambangi MN dengan hangat. Ia membawa bingkisan sebagai simbol kasih dan harapan agar sang balita segera mendapatkan perawatan optimal dan kembali ceria. Kehadiran pihak rumah sakit disambut penuh rasa syukur oleh ibu MN yang turut menyampaikan terima kasihnya.</p>
<p>Momen tersebut menjadi wujud nyata komitmen RSUD Dr. H. Abdul Moeloek dalam menghadirkan pelayanan yang tidak hanya profesional, tetapi juga penuh empati. Rumah sakit berupaya memastikan pasien dan keluarga merasa didampingi oleh tenaga medis yang ramah, peduli, dan humanis.</p>
<p>Selain itu, pihak rumah sakit juga menegaskan bahwa layanan di Poli Anak Reguler tetap menerima pasien Jaminan Kesehatan Nasional (JKN), sehingga masyarakat dapat mengakses layanan kesehatan secara mudah dan merata. Pasien anak yang menjalani perawatan di Poli Eksekutif Anak dengan jaminan asuransi swasta pun mendapatkan perhatian khusus berupa bingkisan, sebagai bentuk kepedulian dan upaya menciptakan pengalaman berobat yang nyaman bagi pasien cilik dan keluarganya.</p>
<p>Kunjungan ini juga menjadi sarana mendengarkan langsung aspirasi dan kebutuhan keluarga pasien. RSUD Dr. H. Abdul Moeloek membuka ruang seluas-luasnya bagi masyarakat untuk menyampaikan keluhan, kritik, maupun saran melalui berbagai kanal resmi:</p>
<p>* Website: rsudam.lampungprov.go.id<br />
* Email: humasrsudam23@gmail.com, mailto:humasrsudam23@gmail.com<br />
* SMS/WA: 082181824557<br />
* Pengaduan langsung: melalui Unit Layanan Terpadu Gedung Rawat Jalan atau Admisi IGD<br />
* Kotak saran: tersedia di area publik RSUD Dr. H. Abdul Moeloek.</p>
<p>Dengan langkah ini, RSUD Dr. H. Abdul Moeloek menegaskan komitmennya untuk menghadirkan layanan kesehatan yang tidak hanya menyembuhkan, tetapi juga menguatkan dan menghangatkan hati, terutama bagi pasien-pasien rentan seperti MN. Rumah sakit kebanggaan masyarakat Lampung ini siap melangkah maju demi pelayanan yang lebih baik dan manusiawi. (***)</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>RSUDAM Siap Menjadi Rumah Sakit Rujukan Bertaraf Nasional</title>
		<link>https://tegaklurus.co/2025/07/09/rsudam-siap-menjadi-rumah-sakit-rujukan-bertaraf-nasional/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 09 Jul 2025 14:09:42 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[BERITA]]></category>
		<category><![CDATA[Pemprov Lampung]]></category>
		<category><![CDATA[RSUD Abdul Moeloek]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://tegaklurus.co/?p=7943</guid>

					<description><![CDATA[ISTIMEWA TEGAKLURUS.CO – Rumah Sakit Umum Daerah Abdul Moeloek (RSUDAM) terus bertransformasi menuju pelayanan kesehatan]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<h6 style="text-align: right;">ISTIMEWA</h6>
<hr />
<p>TEGAKLURUS.CO – Rumah Sakit Umum Daerah Abdul Moeloek (RSUDAM) terus bertransformasi menuju pelayanan kesehatan yang unggul dan berdaya saing tinggi. Di bawah komando dr. Imam Ghozali, rumah sakit milik Pemerintah Provinsi Lampung ini mengusung sembilan program unggulan yang selaras dengan prioritas nasional Kementerian Kesehatan.</p>
<p>Plt. Direktur RSUDAM dr. Imam Ghozali mengatakan, bahwa di era modern, tolok ukur kualitas rumah sakit bukan lagi sekadar gedung megah atau alat canggih, melainkan kompetensi sumber daya manusianya.</p>
<p>“Kami ingin menegaskan bahwa pelayanan berbasis kompetensi adalah kunci. Sembilan program prioritas yang kami jalankan merupakan langkah konkret dalam menjawab tantangan pelayanan kesehatan masa kini,” kata Imam, Rabu, 9 Juli 2025.</p>
<p>Menurut Imam, Program-program tersebut meliputi layanan spesialistik seperti jantung, stroke, dan paru-paru. Salah satu capaian membanggakan yakni RSUDAM kini telah mampu melakukan pemasangan ring jantung, walaupun masih dalam tahap pendampingan. Target berikutnya: operasi jantung terbuka bisa dilakukan mandiri, tanpa harus merujuk pasien ke Jakarta atau luar daerah lainnya.</p>
<p>“Ini bukan mimpi. Kami ingin masyarakat Lampung percaya bahwa pelayanan kesehatan terbaik kini bisa dinikmati tanpa harus keluar provinsi. Branding dan publikasi akan kami dorong agar masyarakat tahu sejauh mana kami telah berkembang,” ungkapnya.</p>
<p>Namun Imam tidak hanya bicara soal layanan medis. Ia juga membawa filosofi lokal “Puakhi” sebagai ruh pelayanan di RSUDAM. Dalam budaya Lampung, “Puakhi” bermakna menghormati dan menyambut tamu dengan keramahan.</p>
<p>“Saya ingin pasien merasa seperti keluarga sendiri. Mulai dari cara menyambut, menyapa, hingga memberi layanan—semua harus mencerminkan nilai-nilai penghargaan terhadap sesama. Di sinilah peran filosofi ‘Puakhi’ menjadi pembeda RSUDAM,” tegasnya.</p>
<p>Untuk mewujudkan transformasi ini secara menyeluruh, Imam juga mendorong dukungan penuh dari pemerintah daerah, khususnya dalam penyediaan infrastruktur dan kelengkapan alat kesehatan. Ia berharap dalam pembahasan APBD perubahan mendatang, kebutuhan vital rumah sakit bisa menjadi perhatian utama.</p>
<p>“Kalau kita ingin RSUDAM jadi rumah sakit kebanggaan dan rujukan utama di Sumatera bagian selatan, maka investasi di sektor kesehatan harus dilakukan secara serius dan terarah,” tambahnya.</p>
<p>Dengan menggabungkan standar kompetensi tinggi dan pendekatan budaya lokal yang humanis, RSUDAM bertekad tidak hanya menjadi pusat layanan medis terbaik, tetapi juga menjadi rumah sakit yang dicintai masyarakat karena menghadirkan kehangatan, kepercayaan, dan harapan.</p>
<p>“Kami tidak sekadar ingin menjadi yang terbaik secara teknis, tapi juga menjadi rumah sakit yang dekat di hati rakyat Lampung,” tandasnya. (***)</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Plt Direktur RSUDAM Mulai Benahi SDM</title>
		<link>https://tegaklurus.co/2025/06/20/plt-direktur-rsudam-mulai-benahi-sdm/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 20 Jun 2025 09:53:14 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[BERITA]]></category>
		<category><![CDATA[Pemprov Lampung]]></category>
		<category><![CDATA[Pelayanan]]></category>
		<category><![CDATA[RSUD Abdul Moeloek]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://tegaklurus.co/?p=7679</guid>

					<description><![CDATA[ISTIMEWA TEGAKLURUS.CO – Rumah Sakit Umum Daerah Abdul Moeloek (RSDUAM) Provinsi Lampung, nampaknya mulai melakukan]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<h6 style="text-align: right;">ISTIMEWA</h6>
<hr />
<p>TEGAKLURUS.CO – Rumah Sakit Umum Daerah Abdul Moeloek (RSDUAM) Provinsi Lampung, nampaknya mulai melakukan pembenahan dari pelayanan hingga sumber daya manusia (SDM), Pasca Direktur Lukman Pura Digantikan beberapa waktu lalu.</p>
<p>Pelaksana Tugas (Plt) Direktur RSDUAM Imam Ghozali mengatakan, pembenahan di rumah sakit milik Pemprov Lampung itu, merupakan bagian dari bersama menuju Lampung Maju demi masyarakat Sai Bumi Ruwa Jurai.</p>
<p>“Selain fokus ke pelayanan, saya akan membenahi manajemen SDM, karena itu masuk program 100 hari kerja saya kepada masyarakat, bagaimana kita harus meningkatkan kinerja agar tidak lagi ada keluhan dari masyarakat kepada Rumah sakit ini,” kata Imam, Jumat, 20 Juni 2025.</p>
<p>Menurut dia, peningkatan SDM sangat penting sebagai penopang pelayanan pada rumah sakit, sehingga diperlukan orang – orang yang memiliki rasa tanggung jawab atas apa yang dikerjakan.</p>
<p>“Manajemen SDM di rumah sakit adalah proses pengelolaan seluruh aspek yang berkaitan dengan tenaga kerja di rumah sakit, Dengan tujuannya adalah memastikan rumah sakit memiliki jumlah, kualitas, dan kompetensi SDM yang memadai untuk memberikan pelayanan kesehatan yang optimal,” ungkapnya.</p>
<p>Selain itu, sambung dia, jika pembenahan SDM di RSDUAM itu sudah mulai dilakukan, saat ini para petugas sedang melakukan Fit and Propertest.</p>
<p>“Sudah beberapa hari lalu, petugas yang akan menempati posisi strategis tingkat manajer hingga kepala ruangan di RSUD Abdul Moeloek mulai menjalani serangkaian fit and propertest. Dan tidak ada lagi istilah senior junior, tidak ada lagi istilah titipan-titipan. Penempatan SDM benar-benar berdasarkan kompetensi yang dimiliki,” ucapnya.</p>
<p>Ia menambahkan, dalam proses ini pihaknya juga akan se-objektivitas mungkin, dengan hasil fit and propertest.</p>
<p>“Jadi saya berlakukan objektifitas sesuai hasil fit and propertest. Sesuai kompetensi yang dimiliki,” tandasnya. (***)</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>RSUD Abdul Moeloek Terapkan Layanan Berbasis KTP, Tanpa Hambatan Status BPJS</title>
		<link>https://tegaklurus.co/2025/05/22/rsud-abdul-moeloek-terapkan-layanan-berbasis-ktp-tanpa-hambatan-status-bpjs/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 22 May 2025 10:31:23 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[BERITA]]></category>
		<category><![CDATA[Pemprov Lampung]]></category>
		<category><![CDATA[RSUD Abdul Moeloek]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://tegaklurus.co/?p=7127</guid>

					<description><![CDATA[ISTIMEWA TEGAKLURUS.CO – Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Abdul Moeloek Provinsi Lampung mulai menerapkan kebijakan]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<h6 style="text-align: right;">ISTIMEWA</h6>
<hr />
<p>TEGAKLURUS.CO – Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Abdul Moeloek Provinsi Lampung mulai menerapkan kebijakan pelayanan berbasis Nomor Induk Kependudukan (NIK) melalui Kartu Tanda Penduduk (KTP) tanpa mempersoalkan status kepesertaan Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) BPJS Kesehatan. Kebijakan ini bertujuan menghilangkan hambatan administratif yang selama ini mengganggu proses pelayanan medis, terutama di Instalasi Gawat Darurat (IGD).</p>
<p>Wakil Direktur Keperawatan Pelayanan dan Penunjang Medik RSUD Abdul Moeloek, dr. Imam Ghozali, menyatakan bahwa kebijakan tersebut sejalan dengan instruksi Gubernur Lampung dalam memperkuat peran negara dalam menjamin akses layanan kesehatan universal. Menurutnya, pasien yang datang ke rumah sakit tidak lagi ditanya mengenai status pembiayaan melalui skema JKN atau layanan umum, melainkan langsung mendapatkan pelayanan berdasarkan kebutuhan klinis.</p>
<p>“Pasien cukup menunjukkan KTP. Kami tidak lagi membedakan pasien BPJS atau non-BPJS di tahap awal pelayanan. Prinsipnya adalah memberikan intervensi medis terlebih dahulu, verifikasi administratif menyusul,” ujarnya saat ditemui di ruang kerjanya, Rabu, 21 Mei 2025.</p>
<p>Kebijakan ini diambil sebagai respons terhadap berbagai aduan masyarakat yang merasa terhambat dalam memperoleh layanan medis akibat persoalan teknis kepesertaan JKN, seperti status tidak aktif atau tunggakan iuran. RSUD Abdul Moeloek menilai bahwa kondisi tersebut tidak seharusnya menjadi penghalang untuk memperoleh pertolongan medis, terutama dalam kondisi emergensi.</p>
<p>“Contohnya, ada warga yang tidak aktif JKN karena lama tidak membayar, lalu mengalami kondisi gawat darurat. Selama ini, mereka masih dihadapkan pada pilihan jalur layanan BPJS atau umum, yang justru memperlambat intervensi. Sekarang, kami hilangkan itu,” jelas dr. Imam.</p>
<p>Ia menambahkan bahwa identifikasi kepesertaan tetap dilakukan setelah pasien stabil, guna keperluan pencatatan dan klaim pembiayaan. Sistem ini juga menjadi bagian dari kolaborasi rumah sakit dengan BPJS Kesehatan untuk memperluas cakupan peserta aktif, termasuk yang dibiayai pemerintah melalui skema Penerima Bantuan Iuran (PBI).</p>
<p>Saat ini, pihak rumah sakit tengah menyusun surat edaran resmi untuk diterapkan secara menyeluruh, khususnya di unit pelayanan primer seperti IGD. Dalam sistem baru tersebut, tenaga medis akan langsung melakukan triase dan intervensi awal tanpa hambatan administratif, selanjutnya keluarga pasien akan diminta menyerahkan dokumen identitas untuk proses lanjutan.</p>
<p>“Kami ingin memastikan bahwa di IGD, tidak ada penundaan tindakan medis akibat verifikasi administrasi. Dokter, perawat, dan pendamping pasien akan bekerja simultan untuk memberikan pelayanan optimal. Jadi tidak lagi pertanyaan ‘Mau Jalur BPJS atau Umum?’” imbuhnya.</p>
<p>Penerapan sistem layanan berbasis KTP ini merupakan bentuk dedikasi RSUD Abdul Moeloek dalam menjunjung prinsip *equity* dalam pelayanan kesehatan serta komitmen terhadap standar pelayanan minimal (SPM) sektor kesehatan. Rumah sakit juga menekankan kepada seluruh tenaga kesehatan untuk mengedepankan etika profesi dan pelayanan yang humanis serta berbasis pada keselamatan pasien.</p>
<p>Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal sebelumnya telah menyampaikan komitmennya untuk memperluas akses layanan kesehatan bagi seluruh masyarakat tanpa diskriminasi administratif. Dalam berbagai kesempatan, ia menegaskan bahwa tidak boleh ada warga Lampung yang tertolak saat membutuhkan pertolongan medis hanya karena kendala teknis kepesertaan BPJS. Ia mendorong seluruh fasilitas kesehatan, terutama milik pemerintah, untuk menjadikan KTP sebagai alat utama akses layanan dasar dan darurat.</p>
<p>“Kesehatan adalah hak dasar. Negara harus hadir tanpa syarat rumit. Mulai sekarang, kita prioritaskan pelayanan berdasarkan kebutuhan medis, bukan urusan birokrasi,” ujar Gubernur Mirza dalam arahannya kepada seluruh kepala rumah sakit daerah di awal Mei 2025 lalu.</p>
<p>Dengan kebijakan ini, Gubernur berharap paradigma pelayanan publik di sektor kesehatan berubah menjadi lebih inklusif, cepat tanggap, dan berpihak pada keselamatan serta martabat warga. RSUD Abdul Moeloek menjadi rumah sakit rujukan pertama di Lampung yang mengimplementasikan penuh arahan tersebut. (***)</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
