<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>SMAN 2 Bandar Lampung</title>
	<atom:link href="https://tegaklurus.co/tag/sman-2-bandar-lampung/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://tegaklurus.co</link>
	<description>Tegaklurus Media Berita dan Informasi</description>
	<lastBuildDate>Sat, 27 Sep 2025 20:54:09 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.7.4</generator>

<image>
	<url>https://tegaklurus.co/wp-content/uploads/2024/12/icon-100x100.png</url>
	<title>SMAN 2 Bandar Lampung</title>
	<link>https://tegaklurus.co</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Sekdaprov Lampung Tutup Smanda Olympic In Wonderland 2025</title>
		<link>https://tegaklurus.co/2025/09/28/sekdaprov-lampung-tutup-smanda-olympic-in-wonderland-2025/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 27 Sep 2025 20:54:09 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[BERITA]]></category>
		<category><![CDATA[Pemprov Lampung]]></category>
		<category><![CDATA[SMAN 2 Bandar Lampung]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://tegaklurus.co/?p=8592</guid>

					<description><![CDATA[ISTIMEWA TEGAKLURUS.CO – Gubernur Lampung diwakili Sekretaris Daerah Provinsi Lampung, Marindo Kurniawan, secara resmi menutup]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<h6 style="text-align: right;">ISTIMEWA</h6>
<hr />
<p>TEGAKLURUS.CO – Gubernur Lampung diwakili Sekretaris Daerah Provinsi Lampung, Marindo Kurniawan, secara resmi menutup gelaran Smanda Olympic In Wonderland 2025, di Gedung Serba Guna SMA Negeri 2 Bandar Lampung, Sabtu, 27 September 2025.</p>
<p>Gubernur Lampung dalam sambutan yang disampaikan oleh Sekdaprov Marindo Kurniawan, menyebutkan bahwa Smanda Olympic tidak hanya menghadirkan kompetisi, tetapi juga menjadi ruang bagi pelajar untuk mengekspresikan kreativitas, sportivitas, serta mempererat rasa persaudaraan.</p>
<p>“Saya melihat bagaimana kegiatan ini menjadi ruang ekspresi yang positif. Anak-anak muda Lampung berani menunjukkan bakat, kemampuan, dan kerja sama tim, baik dalam bidang akademik, olahraga, seni, maupun kegiatan lain yang membangun karakter,” ujar Gubernur.</p>
<p>Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa kegiatan semacam ini memberikan bekal berharga bagi generasi muda. Melalui pertandingan, peserta belajar arti kerja keras dan ketangguhan. Dari kompetisi, mereka memahami makna kejujuran dan sportivitas. Sementara lewat kebersamaan, para pelajar menyadari bahwa prestasi akan lebih bermakna jika diraih dengan semangat persaudaraan.</p>
<p>Pemerintah Provinsi Lampung, lanjutnya, terus mendorong lahirnya generasi muda yang unggul, berdaya saing, dan siap menghadapi tantangan masa depan. Smanda Olympic disebut sebagai contoh nyata kegiatan yang tidak hanya mengasah bakat, tetapi juga membangun karakter pelajar.</p>
<p>“Saya memberikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada seluruh panitia, guru, siswa, serta pihak-pihak yang telah bekerja keras menyukseskan acara ini,” ungkapnya.</p>
<p>Gubernur juga berpesan agar pengalaman dari Smanda Olympic In Wonderland 2025 tidak berhenti pada acara ini semata, melainkan menjadi motivasi untuk terus berkembang.</p>
<p>“Ingatlah, prestasi akademik memang penting, tetapi membangun sikap jujur, disiplin, dan pantang menyerah adalah modal utama untuk meraih masa depan yang gemilang,” pesan Gubernur.</p>
<p>Sementara itu, Kepala SMA Negeri 2 Bandar Lampung, Sevensari, menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada Pemerintah Provinsi Lampung serta semua pihak yang telah mendukung terselenggaranya kegiatan Smanda Olympic 2025.</p>
<p>“Ini merupakan ajang berproses, ajang berorganisasi. Berlomba meraih juara bukanlah tujuan utama, melainkan kesempatan untuk belajar bekerja sama, berkolaborasi, dan bersinergi dengan semua pihak,” ujarnya.</p>
<p>Smanda Olympic In Wonderland 2025 berlangsung sejak 21–26 September 2025 dengan menghadirkan sembilan cabang perlombaan dan diikuti lebih dari 1.000 peserta. Cabang yang dipertandingkan meliputi debat (13 tim), vlog pariwisata Lampung (4 tim), baseball (3 tim), basket (28 tim), futsal (64 tim), solo song (50 peserta), modern dance (17 tim), band (9 tim), dan e-sport Mobile Legends (42 tim).</p>
<p>Sebagai penutup, kegiatan ini menghadirkan penampilan drama kolosal berjudul “Keratuan Pantai Batu Mighau”, sebuah kisah yang diangkat dari legenda Lampung asal Pugung, Kabupaten Pesisir Barat. (***)</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Kepala Disdikbud Thomas Amirico Respons Cepat Kekhawatiran Wali Murid pada SPMB Jalur Domisili di Lampung</title>
		<link>https://tegaklurus.co/2025/06/20/kepala-disdikbud-thomas-amirico-respons-cepat-kekhawatiran-wali-murid-pada-spmb-jalur-domisili-di-lampung/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 20 Jun 2025 09:42:10 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[BERITA]]></category>
		<category><![CDATA[Pemprov Lampung]]></category>
		<category><![CDATA[Kadisdikbud Lampung]]></category>
		<category><![CDATA[SMAN 2 Bandar Lampung]]></category>
		<category><![CDATA[SPMB 2025/2026]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://tegaklurus.co/?p=7671</guid>

					<description><![CDATA[DOK TEGAKLURUS.CO – Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Lampung,Thomas Amirico, memberikan respons cepat atas]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<h6 style="text-align: right;">DOK</h6>
<hr />
<p>TEGAKLURUS.CO – Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Lampung,Thomas Amirico, memberikan respons cepat atas kekhawatiran dan protes calon wali murid, terkait keadilan dalam Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) pada jalur domisili.</p>
<p>Keluhan utama yang berpusat pada perubahan kriteria seleksi jalur domisili yang kini memprioritaskan nilai rapor akademik dibandingkan dengan faktor jarak rumah. Isu ini menjadi sangat krusial mengingat proses penerimaan siswa baru merupakan persoalan tahunan yang sangat dinantikan dan seringkali menimbulkan ketegangan di masyarakat, karena menyentuh langsung hak dasar pendidikan dan keadilan akses ke sekolah negeri.</p>
<p>Polemik ini semakin mencuat dengan adanya kasus spesifik di SMAN 2 Bandar Lampung, di mana seorang calon siswa yang berdomisili hanya 50 meter dari sekolah tidak lolos seleksi, sementara peserta lain dengan jarak hingga 2 kilometer justru diterima. Kejadian ini memicu rasa ketidakadilan yang mendalam di kalangan orang tua.</p>
<p>Kepala Disdikbud Thomas Americo, telah mengonfirmasi bahwa penentuan zonasi memang mengacu pada domisili, namun proses seleksi siswa tetap berdasarkan nilai tertinggi.</p>
<p>Thomas Amirico menjelaskan bahwa, pihaknya paham jika pergeseran kebijakan ini menciptakan kebingungan, kekecewaan, dan rasa ketidakadilan yang mendalam di kalangan orang tua. Banyak yang merasa dirugikan karena di bawah sistem zonasi sebelumnya, kedekatan domisili seringkali menjadi pertimbangan utama, mendorong mereka untuk memilih tempat tinggal strategis dekat sekolah.</p>
<p>Kini, strategi tersebut seolah tidak relevan lagi. Komentar dari masyarakat yang terdampak secara jelas mencerminkan dampak ini, seperti ungkapan kesulitan karena rumah yang dekat sekolah justru tidak diterima, atau pertanyaan mengenai esensi jalur domisili jika pada akhirnya hanya nilai yang diutamakan.</p>
<p>“Kami paham bahwa perubahan kebijakan ini, meskipun bertujuan untuk memperbaiki sistem, secara tidak sengaja telah menciptakan dampak psikologis dan strategis yang signifikan bagi orang tua. Pemahaman umum sebelumnya mengenai sistem zonasi (pendahulu jalur domisili) adalah bahwa kedekatan geografis menjadi prioritas utama. Pemahaman ini mendorong banyak orang tua untuk membuat keputusan strategis, termasuk investasi finansial dalam perumahan atau relokasi, dengan keyakinan bahwa kedekatan akan menjamin penerimaan sekolah,” katanya, Jumat, 20 Juni 2025.</p>
<p>Pihaknya menjelaskan bahwa, Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) dalam Permendikdasmen No 3 Tahun 2025 dan Perubahan dari PPDB ke SPMB, telah melakukan perubahan mendasar dalam sistem penerimaan siswa baru , dari Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) menjadi Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) untuk tahun ajaran 2025, dan perubahan ini diatur secara resmi.</p>
<p>“Dalam jalur domisili untuk jenjang SMA pada SPMB 2025, prioritas utama seleksi adalah nilai akademik. Jika terdapat kesamaan nilai akademik antar calon murid, barulah faktor domisili terdekat dengan sekolah tujuan akan dipertimbangkan sebagai penentu. Selanjutnya, jika masih sama, usia calon murid yang lebih tua akan menjadi kriteria, dan terakhir berdasarkan waktu pendaftaran.</p>
<p>Dalam sosialisasi SPMB 2025 menegaskan bahwa faktor jarak bukan lagi prioritas utama, melainkan nilai akademik terlebih dahulu. Nilai akademik yang digunakan adalah hasil nilai rapor SMP/MTs/Sederajat semester 1-5, ditambah dengan Indeks sekolah, dengan proporsi penilaian 60 persen nilai rapor dan 40 persen Indeks sekolah. “Kebijakan ini secara spesifik hanya berlaku untuk jenjang SMA, sementara untuk SMK, aturan lama yang memprioritaskan jarak dengan kuota 15 persen tetap berlaku,” katanya.</p>
<p>Perubahan kebijakan ini dilatarbelakangi oleh tujuan untuk mengatasi berbagai isu yang muncul pada sistem zonasi sebelumnya, terutama kecurangan data domisili yang sering terjadi. Selain itu, kebijakan ini juga bertujuan untuk mendorong pemerataan akses pendidikan yang lebih berkeadilan, memberikan peluang bagi siswa dengan nilai akademik yang baik meskipun jarak rumahnya relatif jauh, untuk dapat terakomodir melalui jalur domisili sebaran yang memiliki kuota 30 persen.</p>
<p>“Sistem zonasi sebelumnya dianggap menciptakan “kasta” atau “sekolah favorit” berdasarkan nilai Ujian Nasional/rapor, yang tidak sejalan dengan prinsip keadilan Pancasila. Oleh karena itu, penerapan sistem zonasi yang dimulai pada tahun 2017 dimaksudkan untuk menciptakan reformasi sekolah secara menyeluruh dan menjadi salah satu strategi untuk percepatan pemerataan pendidikan yang berkualitas,” ujarnya.</p>
<p>Thomas Amirico telah secara terbuka mengakui adanya polemik dan keluhan yang meluas terkait sistem SPMB jalur domisili yang kini memprioritaskan nilai rapor. Ia menegaskan bahwa pihaknya tidak akan “tutup mata atau hanya diam” menghadapi persoalan ini. Sejalan dengan komitmen tersebut, Thomas Americo berencana untuk melaporkan langsung keluhan-keluhan tersebut kepada Kementerian Pendidikan. Harapannya, laporan ini akan mendorong Kementerian untuk melakukan evaluasi menyeluruh atau memberikan solusi konkret terhadap persoalan yang muncul.</p>
<p>“Kami berada dalam posisi sebagai pelaksana, Mereka hanya menjalankan peraturan atau aturan yang sudah ditetapkan oleh Kementerian Pendidikan. Oleh karena itu, Dinas Pendidikan Provinsi Lampung saat ini tidak dapat memberikan solusi mandiri terhadap keluhan yang ada, karena kewenangan penetapan kebijakan berada di tingkat pusat. Pihaknya masih menunggu petunjuk teknis dan pelaksanaan sistem baru tersebut dari pemerintah pusat untuk implementasi lebih lanjut,” tandanya.</p>
<p>Ia menegaskan komitmen untuk menuntaskan berbagai persoalan pendidikan di Lampung. Terkait dengan sistem SPMB 2025, ia menyatakan bahwa pihaknya masih menunggu petunjuk teknis dan pelaksanaan sistem baru tersebut dari pemerintah pusat. Petunjuk ini akan datang dari Kemendikdasmen yang telah mengumumkan empat jalur SPMB untuk tahun ajaran 2025: jalur Domisili, Prestasi, Afirmasi, dan Mutasi. (***)</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>SMAN 2 Bandar Lampung Lepas 416 Siswa Kelas 12, 72 Diterima PTN Jalur SNBP</title>
		<link>https://tegaklurus.co/2025/05/07/sman-2-bandar-lampung-lepas-416-siswa-kelas-12-72-diterima-ptn-jalur-snbp/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 07 May 2025 10:48:18 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[BERITA]]></category>
		<category><![CDATA[PENDIDIKAN]]></category>
		<category><![CDATA[Disdikbud Lampung]]></category>
		<category><![CDATA[SMAN 2 Bandar Lampung]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://tegaklurus.co/?p=6825</guid>

					<description><![CDATA[Kepala Disdikbud Lampung, Thomas Amirico, S.STP., M.H, saat memotivasi siswa pada pelepasan siswa kelas 12]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<h6 style="text-align: right;">Kepala Disdikbud Lampung, Thomas Amirico, S.STP., M.H, saat memotivasi siswa pada pelepasan siswa kelas 12 di SMAN 2 Bandar Lampung, Rabu, 7 Mei 2025. ISTIMEWA</h6>
<hr />
<p>TEGAKLURUS.CO – Sebanyak 416 siswa kelas 12 tahun pelajaran 2024/2025 SMAN 2 Bandar Lampung, mengikuti pelepasan di sekolah setempat, Rabu, 7 Mei 2025.</p>
<p>Pelepasan siswa yang digelar secara sederhana di aula sekolah, itu turut dihadiri Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Lampung, Thomas Amirico, S.STP., M.H.</p>
<p>Kepala SMAN 2 Bandar Lampung, Sevensari, S.Pd., M.M, mengatakan melepas para siswa ini menjadi penanda kesuksesan karena telah menyelesaikan pendidikan jenjang SMA.</p>
<p><img fetchpriority="high" decoding="async" class="aligncenter size-full wp-image-6826" src="https://tegaklurus.co/wp-content/uploads/2025/05/FotoGrid_20250507_103119892_OCwTtIM92P-768x383-1.jpeg" alt="" width="768" height="383" /></p>
<p>Menurut dia, menempuh pendidikan selama tiga tahun di sekolah bukanlah hal yang mudah, namun butuh perjuangan dan keseriusan dari siswa itu sendiri hingga dinyatakan lulus.</p>
<p>“Artinya mereka yang dilepas ini karena telah mampu menyelesaikan pendidikan dengan baik. <em>Alhamdulillah</em> pula seluruh siswa kelas 12 tahun ini lulus 100 persen,” ujar dia.</p>
<p>Dari 416 yang lulus, kata dia, 72 anak telah diterima pada perguruan tinggi negeri (PTN) di sejumlah provisi di Tanah Air melalui jalur seleksi nasional berdasarkan prestasi.</p>
<p>“Sementara siswa yang lain sedang berjuang mengikuti ujian tulis berbasis komputer pada seleksi nasional berdasarkan tes di sejumlah PTN. Kami mendoakan mereka juga lulus,” ujarnya.</p>
<p>Ia berpesan kepada siswa yang lulus untuk selalu menjaga nama baik almamater sekolah di manapun berada. “Mohon dapat dijaga marwah SMAN 2 Bandar Lampung,” harapnya.</p>
<p>Sementara itu Kepala Disdikbud Thomas Amirico mengucapkan selamat kepada siswa yang lulus pada tahun ini. Ia mendoakan para lulusan mampu menggapai impian yang dicita-citakan.</p>
<p>“Sebagai alumni SMAN 2 Bandar Lampung saya bangga bisa melihat adik-adik yang dilepas hari ini. Hal ini menjadi kebanggan saya sendiri,” kata alumni SMAN 2 tahun 1999 itu. (***)</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Jelang Lebaran, Ika Smanda Salurkan Bantuan Beras dan Jutaan Uang Tunai</title>
		<link>https://tegaklurus.co/2025/03/22/jelang-lebaran-ika-smanda-salurkan-bantuan-beras-dan-jutaan-uang-tunai/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 22 Mar 2025 13:51:59 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[BANDAR LAMPUNG]]></category>
		<category><![CDATA[BERITA]]></category>
		<category><![CDATA[SMAN 2 Bandar Lampung]]></category>
		<category><![CDATA[Smanda Bandar Lampung]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://tegaklurus.co/?p=6242</guid>

					<description><![CDATA[ISTIMEWA TEGAKLURUS.CO – Sebanyak 925 kilogram beras yang dikemas menjadi 160 paket beras dan uang]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<h6 style="text-align: right;">ISTIMEWA</h6>
<hr />
<p>TEGAKLURUS.CO – Sebanyak 925 kilogram beras yang dikemas menjadi 160 paket beras dan uang tunai senilai Rp14.750.000 disalurkan Ikatan Alumni Sekolah Menengah Atas Negeri 2 (Smanda) Bandar Lampung, Sabtu, 22 Maret 2025.</p>
<p>Bantuan diperoleh dari Ika Smanda Angkatan 1983, disaluran ke sejumlah tempat yang membutuhkan. Kebutuhan itu untuk menyambut Hari Raya Idulfitri 1446 Hijriah.</p>
<p>Ketua Panitia Pelaksana Bakti Sosial Ika Smanda 1983 Tanjungkarang, Suryansyah, mengatakan bantuan tersebut bentuk kepedulian kepada masyarakat.</p>
<p>“Ika Smanda 1983 membagikan bantuan tersebut kepada tukang becak dan duafa di Jalan Sultan Badaruddin No 39, Bandar Lampung dan berlanjut ke sejumlah titik lainnya,” kata dia, Sabtu, 22 Maret 2025.</p>
<p>Selain itu, bantuan juga diberikan kepada keluarga anggota Ika Smanda yang telah wafat dan tidak mampu, serta untuk sejumlah guru ngaji di Kota Bandar Lampung. “Total penerima mencapai seratusan orang,” ujar dia.</p>
<p>Terpisah, penerima bantuan yang juga istri dari salah satu anggota Ika Smanda 1983 almarhum Zafri, Nilawaty, mengucapkan terima kasih atas bantuan yang telah diberikan.</p>
<p>“Saya mendoakan agar rekan-rekan suami saya selalu sehat dan selalu ingat suami saya. Terima kasih banyak, hanya Allah yang bisa membalas,” ujarnya. (***)</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
