<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>SMPN 13 Bandar Lampung</title>
	<atom:link href="https://tegaklurus.co/tag/smpn-13-bandar-lampung/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://tegaklurus.co</link>
	<description>Tegaklurus Media Berita dan Informasi</description>
	<lastBuildDate>Fri, 13 Feb 2026 03:02:00 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.7.4</generator>

<image>
	<url>https://tegaklurus.co/wp-content/uploads/2024/12/icon-100x100.png</url>
	<title>SMPN 13 Bandar Lampung</title>
	<link>https://tegaklurus.co</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Klir! SMPN 13 Bandar Lampung Tak Lagi Berlakukan Sumbangan Sukarela Komite</title>
		<link>https://tegaklurus.co/2026/02/13/klir-smpn-13-bandar-lampung-tak-lagi-berlakukan-sumbangan-sukarela-komite/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 13 Feb 2026 03:02:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[BANDAR LAMPUNG]]></category>
		<category><![CDATA[BERITA]]></category>
		<category><![CDATA[Komite]]></category>
		<category><![CDATA[SMPN 13 Bandar Lampung]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://tegaklurus.co/?p=9716</guid>

					<description><![CDATA[DOK TEGAKLURUS.CO – Pasca Wali Kota Bandar Lampung Eva Dwiana meminta sekolah di lingkungan Dinas]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<h6 style="text-align: right;">DOK</h6>
<hr />
<p>TEGAKLURUS.CO – Pasca Wali Kota Bandar Lampung Eva Dwiana meminta sekolah di lingkungan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan tak lagi memberlakukan sumbangan sukarela komite, sekolah mematuhi hal tersebut.</p>
<p>Kepatuhan itu, salah satunya juga telah dilaksanakan SMPN 13 Bandar Lampung. Bahkan, pihak sekolah telah menyosialisasikan mengenai hal itu kepada seluruh orangtua siswa atau wali murid awal tahun ini.</p>
<p>“Bunda Eva (sapaan wali kota) sudah meminta seluruh sekolah bahwa tidak lagi ada lagi sumbangan komite mulai 2026 ini. Itu sudah kami dilaksanakan,” ujar Kepala SMPN 13, Hj. Amaroh, S.Pd., M.M, Kamis, 12 Januari 2026.</p>
<p>Ia menilai, kebijakan Wali Kota Eva Dwiana, itu sudah sanagat tepat dan sejalan dengan arahan pemerintah pusat. “Dengan adanya kebijakan itu, <em>insyaallah</em> seluruh sekolah di Bandar Lampung tetap kondisif,” ujarnya.</p>
<p>Kesempatan itu, ia juga menyesalkan adanya narasi diduga untuk menggiring opini seolah-olah sekolah masih meminta sumbangan komite ke wali murid. Menurut dia, informasi yang disebarkan oknum masyarakat, tidak benar.</p>
<p>“Baru-baru ini saya membaca sebuah artikel seragam pada sejumlah situs berita <em>online</em> yang mengatakan sekolah diduga melakukan pungli (pungutan liar) pada tahun ini, itu salah alamat,” sesal dia.</p>
<p>Ia meminta masyarakat yang ingin mengetahui informasi program sekolah dalam mendukung pembelajaran siswa, mencarinya di sekolah. “Bukan justru menyebarluaskan informasi negatif kepada yang tidak berkepentingan,” katanya.</p>
<p>Meski tak lagi meminta sumbangan komite sekolah, namun kata dia, bila ada masyarakat atau Lembaga lainnya yang ingin memberikan sumbangan, pihak sekolah boleh menerimanya.</p>
<p>“Semisal ada masyarakat ingin menyumbang uang karena mendengar ada guru honorer yang belum ter-cover BOSP sehingga belum menerima honor, apakah kami tidak boleh menerima?,” tanyanya.</p>
<p>Sepanjang masyarakat yang ingin memberikan sumbangan tanpa ada syarat, ia menjawab pihak sekolah boleh saja menerimanya. “Sekolah ini bukan saja tanggung jawab pemerintah, namun juga masyarakat,” katanya.</p>
<p>Selain sumbangan dalam bentuk uang, ia menilai masyarakat juga boleh berpartisipasi memberikan sumbangan dalam bentuk lain.</p>
<p>“Seperti ada masyarakat ingin membangunkan toilet karena dinilai masih kurang, sekolah boleh saja menerima asalkan menjadi kesepakatan bersama,” ujarnya. (***)</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Tutup Kemah Song-song Ramadan, Kadisdikbud: Generasi Muda Siap Hadapi Masa Depan</title>
		<link>https://tegaklurus.co/2025/02/10/tutup-kemah-song-song-ramadan-kadisdikbud-generasi-muda-siap-hadapi-masa-depan/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 10 Feb 2025 04:52:20 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[BERITA]]></category>
		<category><![CDATA[Pemkot Balam]]></category>
		<category><![CDATA[Disdikbud Bandar Lampung]]></category>
		<category><![CDATA[Kwaran Pramuka Kemiling]]></category>
		<category><![CDATA[SMPN 13 Bandar Lampung]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://tegaklurus.co/?p=5508</guid>

					<description><![CDATA[ISTIMEWA TEGAKLURUS.CO – Kemah Song-song Ramadan 2025 digelar Kwartir Ranting (Kwaran) Pramuka Kecamatan Kemiling, resmi]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<h6 style="text-align: right;">ISTIMEWA</h6>
<hr />
<p>TEGAKLURUS.CO – Kemah Song-song Ramadan 2025 digelar Kwartir Ranting (Kwaran) Pramuka Kecamatan Kemiling, resmi ditutup Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Bandar Lampung, Hj. Eka Afriana, S.Pd, Minggu, 9 Februari 2025.</p>
<p>Kegiatan berlangsung sejak 7 Februari 2025, di SMPN 13 Bandar Lampung, bertujuan membentuk karakter siswa lebih mandiri, disiplin, bertanggung jawab, serta memiliki jiwa kepemimpinan dan kepedulian social di masyarakat.</p>
<p>“Kemah Song-song Ramadan 2025 dalam rangka menyambut bulan suci Ramadan 1446 Hijriah yang diikuti para peserta juga untuk mempersiapkan generasi muda menghadapi tantangan masa depan,” ujar Kadisdikbud Eka Afriana.</p>
<p><img fetchpriority="high" decoding="async" class="aligncenter size-full wp-image-5509" src="https://tegaklurus.co/wp-content/uploads/2025/02/FotoGrid_20250209_165813795_TbPA0kFr4a-768x347-1.webp" alt="" width="768" height="347" /></p>
<p>Menurut dia, generasi muda tidak tidak hanya penerus bangsa, melainkan sebagai calon pemimpin masa depan sekaligus menjadi agen perubahan. Katanya, Tanah Air membutuhkan generasi tangguh, kreatif, cerdas, dan berakhlak mulia.</p>
<p>“Usai kegiatan ini, saya berharap anak-anakku semakin percaya diri dan bertanggung jawab. Semoga saja kalian bisa menjadi pemimpin yang baik untuk Bandar Lampung dan Provinsi Lampung,” ujar dia yang juga Wakil Ketua I Bina Muda itu.</p>
<p>Kesempatan itu, ia juga mengapresiasi pihak Kwaran Kecamatan Kemiling dan SMPN 13 Bandar Lampung serta pengurus MKKS SMP dan KKKS SD yang telah berkolaborasi dalam menyukseskan Kemah Song-song Ramadan 2025.</p>
<p>Sementara itu, Ketua Kwaran Kemiling, Umi Atiyah, M.Pd, mengaku bahwa kegiatan ini selain menjalin silaturahmi untuk saling mengenal dan meningkatkan eksistensi anggota dalam komunitas pendidikan dan kepramukaan di Bandar Lampung.</p>
<p>Selama kegiatan, katanya, peserta mengikuti berbagai kegiatan edukatif dan perlombaan, seperti dai/ daiyah, yel-yel, pentas seni, serta peraturan baris-berbaris (PBB). Selanjutnya, pembacaan surat yasin, salat berjemaah, serta pawai song-song ramadhan.</p>
<p>“Saya berharap setelah mengikuti perkemahan ini, adik-adik pramuka dapat terus mengamalkan nilai-nilai yang telah dipelajari, baik dalam kehidupan di sekolah, di rumah, maupun di lingkungan masyarakat,” ujar Kepala SDN 1 Beringin Raya itu.</p>
<p>Pada penutupan, tambahnya, peserta kemah juga menampilkan sejumlah pertunjukan yang menjadi ajang ekspresi kreativitas peserta. “Kemah Song-song Ramadan ditutup secara simbolis dengan pelepasan tanda peserta,” kata dia. (***)</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
