<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Tanggamus</title>
	<atom:link href="https://tegaklurus.co/tag/tanggamus/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://tegaklurus.co</link>
	<description>Tegaklurus Media Berita dan Informasi</description>
	<lastBuildDate>Fri, 03 Oct 2025 13:43:42 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.7.4</generator>

<image>
	<url>https://tegaklurus.co/wp-content/uploads/2024/12/icon-100x100.png</url>
	<title>Tanggamus</title>
	<link>https://tegaklurus.co</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Jalan Amblas di Tanggamus Tak Kunjung Diperbaiki, Warga Sindir Pemerintah Hanya Sibuk Seremonial</title>
		<link>https://tegaklurus.co/2025/10/03/jalan-amblas-di-tanggamus-tak-kunjung-diperbaiki-warga-sindir-pemerintah-hanya-sibuk-seremonial/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 03 Oct 2025 13:43:42 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[BERITA]]></category>
		<category><![CDATA[RUWAI JURAI]]></category>
		<category><![CDATA[Pekon Negeri Agung]]></category>
		<category><![CDATA[Tanggamus]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://tegaklurus.co/?p=8689</guid>

					<description><![CDATA[ISTIMEWA TEGAKLURUS.CO – Jalan penghubung dua kabupaten di Provinsi Lampung, yakni Tanggamus dan Lampung Barat,]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<h6 style="text-align: right;">ISTIMEWA</h6>
<hr />
<p>TEGAKLURUS.CO – Jalan penghubung dua kabupaten di Provinsi Lampung, yakni Tanggamus dan Lampung Barat, kian memprihatinkan. Gorong-gorong yang amblas di ruas Jalan Pekon Negeri Agung, Kecamatan Talang Padang, hingga kini belum tersentuh perbaikan. Warga pun semakin geram dan menuntut bukti nyata keseriusan pemerintah.</p>
<p>Ruas ini bukan sekadar jalur antar-kecamatan, melainkan akses vital yang digunakan warga dari Air Naningan, Ulubelu, Pulau Panggung, dan Sumberejo untuk menuju pusat pemerintahan di Tanggamus maupun Provinsi Lampung. Ironisnya, meski kerusakan ini sudah ramai diberitakan berbulan-bulan, pemerintah seolah membiarkannya.</p>
<p>“Kami resah, karena selain menimbulkan kemacetan, juga bisa memicu kecelakaan,” kata seorang warga yang enggan ditulis namanya kepada media ini, Jumat, 3 Oktober 2025. Warga terpaksa memasang tanda bahaya seadanya di lokasi agar pengendara waspada.</p>
<p>Kerusakan makin parah setelah hujan deras mengguyur kawasan tersebut. Gorong-gorong yang ambrol kini menyisakan lubang besar di badan jalan. “Kalau dibiarkan, bisa habis jalan ini. Sudah dari dulu rusak, tapi pemerintah diam saja,” ujar warga lain.</p>
<p>Tak hanya masyarakat, jalan itu juga menjadi akses utama PT Pertamina Geothermal Energy Tbk (PGE) Ulubelu, anak perusahaan BUMN yang setiap hari melintasi jalur tersebut untuk operasional. Namun, baik pemerintah maupun PGE sama-sama belum menunjukkan langkah nyata untuk memperbaikinya.</p>
<p>“Jangan cuma ahli buat konten seremonial saja, tapi giliran jalan rusak begini, pura-pura tidak tahu,” sindir seorang warga dengan nada kesal.</p>
<p>Kondisi ini menimbulkan pertanyaan besar: sampai kapan pemerintah dan pihak terkait terus menutup mata, sementara jalan yang menjadi nadi transportasi warga dan industri dibiarkan terancam putus. (ADI)</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Jalan Amblas di Tanggamus Belum Diperbaiki, Warga Harapkan Bukti Nyata</title>
		<link>https://tegaklurus.co/2025/10/03/jalan-amblas-di-tanggamus-belum-diperbaiki-warga-harapkan-bukti-nyata/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 03 Oct 2025 13:35:47 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[BERITA]]></category>
		<category><![CDATA[RUWAI JURAI]]></category>
		<category><![CDATA[Pekon Negeri Agung]]></category>
		<category><![CDATA[Tanggamus]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://tegaklurus.co/?p=8683</guid>

					<description><![CDATA[ISTIMEWA TEGAKLURUS.CO – Jalan penghubung Dua kabupaten di Provinsi Lampung kian memprihatinkan. Warga mengharapkan bukti]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<h6 style="text-align: right;">ISTIMEWA</h6>
<hr />
<p>TEGAKLURUS.CO – Jalan penghubung Dua kabupaten di Provinsi Lampung kian memprihatinkan. Warga mengharapkan bukti nyata pemerintah untuk segera menanganinya. Jumat, 3 Oktober 2025.</p>
<p>Selain akses penghubung Kabupaten Tanggamus dan Lampung Barat, titik gorong-gorong yang amblas, tepatnya di Ruas Jalan Pekon Negeri Agung, Kecamatan Talang Padang, merupakan akses utama yang digunakan warga dari Kecamatan Air Naningan, Ulubelu, Pulau Panggung dan Kecamatan Sumberejo untuk menuju Pusat Perkantoran Pemerintah Daerah Kabupaten Tanggamus maupun Provinsi Lampung.</p>
<p>Meski sejak beberapa bulan terakhir ramai diberitakan, namun hingga kini belum tampak aktivitas perbaikannya. Hal ini menunjukkan bukti bahwa kurang seriusnya pemerintah dalam menangani permasalahan yang ada.</p>
<p>“Kami resah, karena selain menimbulkan kemacetan, juga dapat menjadi pemicu terjadinya kecelakaan,” kata warga, yang memasang tanda peringatan bahaya yang enggan ditulis namanya saat di lokasi itu, Jumat.</p>
<p>Dijelaskan warga, hujan lebat yang mengguyur lokasi tersebut, diduga menjadi penyebab amblasnya gorong-gorong. “Hujan lebat yang terjadi sejak dini hari tadi, dititik gorong-gorong yang amblas kini ambrol dan kini terdapat lubang menganga”, jelasnya.</p>
<p>Diketahui juga, jalan tersebut merupakan akses utama PT Pertamina Geothermal Energy Tbk (PGE) Ulubelu untuk beroperasi, namun, terkait hal itu, baik pemerintah maupun pihak perusahaan BUMN tersebut belum menunjukkan bukti yang nyata.</p>
<p>Menurut warga lainnya, Agar tidak menimbulkan dampak yang parah, mereka berharap agar pemerintah merespon dan segera memperbaiki kondisi jalan tersebut. “Jangan cuma ahli buat konten seremonial aja”, ungkapnya. (ADI)</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
